Kritik Rencana Penutupan Prodi, Ekonom UGM: Kebijakan Rabun Jauh
Ekonom UGM kritik rencana penutupan prodi tak relevan industri. Pendidikan tinggi dinilai harus tetap fokus pada ilmu dan masa depan.
Soul Vox, grup band asal Jogja yang digawangi tiga personil yaitu Dede Saeful (Koko), Aris Munandar, dan Muhammad Rully Gustian.ist
Harianjogja.com, JOGJA–Jogja dikenal sebagai pencetak grup band berkualitas. Banyak grup musik lahir dari Jogja, diantaranya Sheila On 7, Jikustik, Letto, Seventeen, The Rain dan masih banyak lagi.
Eksistensi grup band dengan beragam warna musik di Kota Pelajar ini terus berlanjut. Salah satunya dengan kehadiran Soul Vox. Grup band asal Jogja yang digawangi tiga personil yaitu Dede Saeful (Koko), Aris Munandar, dan Muhammad Rully Gustian ini mulai meramaikan industri musik Indonesia dengan merilis single perdana mereka berjudul ‘Tanpa Arah’ pada Minggu, 5 Mei 2024.
BACA JUGA: Masuk Daftar Orang Terkaya di Inggris dengan Harta Rp6 Triliun, Dari Sini Sumber Uangnya
Koko, pentolan Soul Vox menjelaskan single ‘Tanpa Arah’ dirilis di berbagai platform musik seperti Spotify, iTunes, YouTube Music, hingga TikTok. ‘Tanpa Arah’ mengisahkan tentang seseorang yang kehilangan arah setelah ditinggalkan orang yang dicintainya.
“Rohnya lagu ini adalah perwujudan ekspresi setelah ditinggalkan seseorang. Dia kehilangan arah dengan meluapkan emosi tetapi ada nuansa kerinduan di sini. Feel dari lagu ini semakin diperkuat dengan video klip dari penari yang menyampaikan pesan lewat gerakan tari sebagai wujud ekspresi yang menggambarkan perasaan kehilangan arah,” terang Koko dalam keterangannya, Jumat (10/5/2024).
Koko menambahkan, latar belakang para personil Soul Vox ini adalah karyawan katering. Ketiganya bekerja di Bi’On Kitchen dan sama-sama hobi bermain musik sejak lama.
“Saya bekerja sebagai driver, Aris sang vokalis adalah helper yang salah satu kerjaannya mencuci piring, sementara Rully adalah co-chef yang membantu menyiapkan chef dalam membuat masakan. Tapi kami disatukan lewat musik,” ungkapnya.
Keinginan kuat mereka untuk menjadi bagian dari industri musik tanah air menarik perhatian Fiona Renatte, owner Bi’On Kitchen sekaligus Executive Producer dTroya. dTroya merupakan label rekaman yang menaungi Soul Vox.
Lewat tangan dingin Fiona inilah, Soul Vox lahir pada 15 Maret 2024 lalu dengan warna musik yang unik.
“Grup band asal Jogja Soul Vox ini kami ciptakan dengan warna musik yang sesuai dengan liriknya.
Soul artinya keluar dari jiwa, dan Vox artinya suara. Jadi maknanya adalah suara yang keluar dari jiwa atau bisa dikatakan sebagai kekuatan suara dengan emosi yang dirasakan secara mendalam. Single ‘Tanpa Arah’ adalah chapter awal dari perjalanan Soul Vox selanjutnya,” tandas Fiona.
Dengan single ‘Tanpa Arah’ sebagai pijakan awal, Soul Vox bertekad untuk terus menghadirkan karya-karya yang menggugah hati dan menginspirasi, dengan tetap mengedepankan nilai-nilai dan ekspresi yang mereka anut.
“Salah satu tujuan dari chapter awal ini adalah melahirkan album untuk Soul Vox. Saat ini, kami masih berproses untuk target menyelesaikan pembuatan album tersebut dalam beberapa bulan ke depan,” pungkasnya. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ekonom UGM kritik rencana penutupan prodi tak relevan industri. Pendidikan tinggi dinilai harus tetap fokus pada ilmu dan masa depan.
Ditjenpas memindahkan 80 napi high risk ke Nusakambangan selama Mei 2026 untuk memperkuat keamanan dan pembinaan lapas.
Kasus kekerasan seksual UPN Veteran Yogyakarta memasuki tahap sanksi. Lima dosen dinonaktifkan sementara oleh kampus.
BMKG memprediksi hujan lebat masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Jawa Tengah hingga akhir Mei 2026.
Ledakan tambang batu bara di Shanxi, China, menewaskan 82 pekerja. Operasi penyelamatan masih berlangsung hingga Sabtu.
PLN mengungkap kronologi blackout Sumatra yang dipicu gangguan transmisi di Jambi akibat cuaca buruk pada Jumat malam.