Sejarah Baru DIY, 6 Atlet Anggar Jalani Seleknas Akhir Timnas
Sebanyak enam atlet anggar DIY lolos masuk tahap akhir Seleksi Nasional (Seleknas) tim inti Indonesia untuk Kejuaraan Asia Cadet dan Junior 2026.
Skandal
Harianjogja.com, JOGJA—Skandal merilis minialbum bertajuk Dengar sebagai pengantar untuk album penuh mereka yang rencananya dirilis pada 2024 ini.
Dengar diluncurkan pada Kamis (18/4/2024) di berbagai layanan streaming musik digital, Selain secara digital, grup indie rock asal Jogja ini akan merilis Dengar dalam format kaset pada 27 April 2024.
Vokalis Skandal, Siddha, menuturkan minialbum Dengar terdiri dari empat lagu yang nantinya juga ada di album penuh. Keempat trek tersebut masing-masing berjudul Dengar, Mimpi, Sudah dan Utara.
Alasan pemilihan keempat itu karena nuansanya secara keseluruhan mampu memberi sedikit gambaran soal album penuh mereka nantinya yang merayakan dualitas dalam hidup.
“Bisa dibilang, empat lagu di minialbum ini suasanyanya ada yang joyful, ada yang melankolis, menunjukkan perasaan gembira, perasaan sedih, reflektif dan sebagainya. Dualitas dalam hidup yang coba kami tuangin di sini [Dengar] dan kami rayakan,” kata Siddha dalam rilis kepada Harian Jogja, Sabtu (20/4/2024).
Di minialbum itu, Siddha menulis lirik untuk lagu Dengar dan Mimpi sedangkan dua lagu lainnya, Sudah dan Utara, ditulis oleh gitaris sekaligus pengisi vokalnya, Robertus Febrian Valentino.
Robert, sapaan akrabnya, mengaku lagu Utara berbicara tentang merayakan hidup dan keberhasilannya untuk keluar dari kesendirian.
Dirinya terinspirasi dari pertemuannya dengan banyak orang, mulai dari teman-teman dan orang-orang baru yang akhirnya jadi teman di sebuah tempat di daerah Plemburan, di bagian utara kota Jogja yang selama setahun belakangan sering dia kunjungi.
“Lagu ini bisa dibilang soal bagaimana aku ingin bahwa perasaan nyaman ketika bertemu mereka [teman] itu tidak hanya perasaan yang temporer karena itu salah satu perasaan terbaik,” paparnya.
Secara musik, Utara menunjukkan eksplorasi Skandal di spektrum indie rock dan pop rock ke gaya yang lebih cerah, melodic serta jangly, tanpa meninggalkan hook yang sudah jadi ciri khas musik mereka.
Di sisi lain, dua lagu seperti Dengar dan Sudah; sebuah ballad yang kental pengaruh musik 90’s slowcore dan dibawakan hanya dengan gitar kopong yang mampu menunjukan sisi sentimentil grup dengan style yang terasa sedikit lebih gelap.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak enam atlet anggar DIY lolos masuk tahap akhir Seleksi Nasional (Seleknas) tim inti Indonesia untuk Kejuaraan Asia Cadet dan Junior 2026.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.
3 pelaku pembacokan pelajar di SMAN 3 Jogja ditangkap di Cilacap. Polisi masih memburu 3 pelaku lain terkait konflik geng.