Gubernur Ahmad Luthfi Raih Penghargaan Impactful Regional Leadership
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menerima penghargaan Impactful Regional Leadership dalam acara Solopos Best Brand & Innovation (SBBI) Award 2026
Ilustrasi busana gamis./REUTERS-Beawiharta
JOGJA—Gamis adalah salah satu busana Muslimah yang penting dalam lemari pakaian setiap wanita. Mulai dari gamis polos hingga bermotif, semuanya menjadi favorit para muslimah khususnya di Indonesia.
Agar tetap terlihat cantik dan terawat, penting untuk menjaga kebersihan dan kualitasnya dengan mencucinya secara teratur. Namun, mencuci gamis dengan cara yang salah dapat menyebabkan kerusakan dan penurunan kualitas.
Langkah pertama yang penting dalam mencuci gamis adalah memilih bahan deterjen yang tepat. Pastikan untuk menggunakan deterjen yang lembut dan tidak mengandung bahan kimia keras yang dapat merusak serat kain. Deterjen yang dirancang khusus untuk pakaian berwarna gelap atau sensitif biasanya lebih cocok untuk mencuci gamis karena cenderung lebih lembut dan tidak memudarkan warna.
Sebelum mencuci, pisahkan gamis dari pakaian lain terutama pakaian yang berwarna cerah atau memiliki motif berbeda. Ini akan mencegah percampuran warna dan motif yang dapat merusak penampilan gamis. Selain itu, hindari mencampur gamis dengan pakaian yang memiliki aksesori seperti kancing besar atau payet, karena hal ini dapat merusak serat kain gamis.
Sebelum mencuci gamis, pastikan untuk membaca label perawatan yang terdapat pada pakaian. Label perawatan memberikan petunjuk tentang cara terbaik untuk mencuci, mengeringkan, dan menyetrika gamis. Jika label tersebut menyarankan pencucian tangan atau penggunaan deterjen khusus, pastikan untuk mengikuti instruksi tersebut dengan teliti.
Saat mencuci gamis, gunakan air dingin atau hangat, tergantung pada petunjuk yang tertera di label perawatan. Air panas dapat merusak serat kain dan memudarkan warna, sehingga sebaiknya dihindari, terutama untuk gamis yang berwarna gelap. Pastikan untuk mencuci gamis dengan putaran yang lembut dan hindari mencampur terlalu banyak pakaian dalam satu muatan mesin cuci karena hal ini dapat menyebabkan kerusakan dan penurunan kualitas.
Mesin pengering dapat merusak serat kain dan menyebabkan pengerutan atau penyusutan pada gamis. Sebaiknya hindari penggunaan mesin pengering dan biarkan gamis mengering secara alami di tempat yang teduh. Jika Anda membutuhkan gamis dengan cepat, Anda dapat menggantungnya di dalam ruangan dengan sirkulasi udara yang baik atau menggunakan pengeringan dengan suhu rendah.
Jika gamis perlu disetrika, pastikan untuk melakukannya dengan suhu rendah dan menggunakan kain pelindung untuk mencegah kerusakan pada serat kain. Hindari menyetrika bagian yang memiliki aksesori seperti payet atau sulaman, karena hal ini dapat menyebabkan kerusakan atau lepasnya aksesori tersebut.
Setelah dicuci dan dikeringkan, simpan gamis dengan benar agar tetap terjaga kualitasnya. Simpan gamis di dalam lemari yang sejuk dan kering, lalu pastikan untuk menjaga agar tidak terlipat atau terjepit oleh pakaian lain.
Mencuci gamis dengan cara yang tepat adalah kunci untuk menjaga kebersihan dan kualitasnya. Dengan mengikuti panduan di atas Anda dapat memastikan bahwa gamis selalu siap untuk dikenakan dalam setiap kesempatan, dan membuat Anda tampil cantik dan percaya diri.
Jika Anda pecinta gamis polos atau motif dan ingin menambah koleksi di lemari, Anda bisa mencarinya di Blibli. Tersedia berbagai pilihan gamis berkualitas yang bisa dipilih sesuai keinginan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menerima penghargaan Impactful Regional Leadership dalam acara Solopos Best Brand & Innovation (SBBI) Award 2026
Dispetaru Bantul menyusun SPPR 2026-2030 untuk menyelaraskan program pembangunan lintas OPD dengan RTRW agar pembangunan lebih terarah.
Polisi memeriksa nakhoda dan sembilan ABK KM Nurul Salsa untuk mengungkap penyebab kapal tenggelam. Sebanyak 20 penumpang masih dicari.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 19 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Tarif tetap Rp8.000 dengan 12 perjalanan setiap hari.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 19 Juli 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 dengan 15 perjalanan setiap hari.
Ibrahima Konate menegaskan Prancis akan berjuang habis-habisan menghadapi Inggris demi membawa pulang medali perunggu Piala Dunia 2026.