Houthi Serang Kilang Minyak Aramco, Arab Saudi Hadapi Ancaman Baru
Houthi mengaku menyerang kilang Saudi Aramco di Jazan dengan drone. Serangan terjadi setelah Arab Saudi meneken pakta pertahanan dengan Turki dan Pakistan.
Foto ilustrasi fashion show. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Tren konsep berkelanjutan untuk menjaga kelestarian lingkungan kini semakin menjangkiti dunia fesyen. Sebagian besar para perancang busana turut mengkampanyekan pengurangan penggunaan bahan kimia dan memaksimalkan sisa sampah kain hingga menggunakan tumbuhan sebagai warna dan bahan rancangan busana.
Kampanye konsep fesyen berkelanjutan itu tampak dari perhelatan Jogja Fashion Tren (JFP) 2024 yang digelar selama tiga hari di Sleman City Hall (SCH). Salah satu desainer yang mengangkat tema tentang penggunaan bahan alam adalah Imam Mardioto asal Kalimantan Timur. Ia menggunakan pucuk yang merupakan tanaman bermanfaat bagi kesehatan.
BACA JUGA : Galeri Kerajinan Seni jadi TPS, Cara Unik Warga Kulonprogo Promosikan UMKM saat Pemilu
Konsep fesyen berkelanjutan menurutnya saat ini menjadi tren seiring dengan situasi dunia yang rawan dengan perubahan iklim. “Untuk aksesoris seperti topi kami juga menggunakan bahan alam menggunakan tanaman purun yang banyak kami temukan di Kalimantan,” katanya Minggu (25/2/2024).
Adapun mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Manzilatul Chusna yang turut dalam event tersebut membawa karya pakaian dengan bahan perca kain dengan memanfaatkan sisa sampah kain. Ia berharap melalui pemanfaatan daur ulang tersebut dapat mengurangi limbah sampah kain yang jumlahnya terus bertambah.
“Karya ini berawal ketika saya mengikuti kegiatan PPL di suatu pabrik konveksi di mana sisa kain banyak sekali. Kemudian saya tergerak untuk bagaimana sisa sampah kain ini bisa dimanfaatkan,” ujarnya.
Penyelenggara JFP 2024 Panji Anom mengatakan konsep fesyen berkelanjutan memang saat ini banyak digaungkan sebagai salah satu tanggungjawab moral bersama dalam menjaga lingkungan. Selain itu produk dari fesyen berkelanjutan juga diminati konsumen.
“Terbukti banyak desainer pemula juga turut membawa konsep berkelanjutan ini dan mereka banyak yang laku juga di pasaran. Karena JFP ini banyak menggandeng desainer pemuda, bahkan banyak desainer usia anak yang terlibat,” katanya.
Pada event JFP 2024 tersebut di antaranya menampilkan karya Aryawasesa Aryowira dari Surabaya, Imam Mardioto dari Kalimantan Timur, Nari dari Jakarta, Santika Mawar dan Martin dari Blitar hingga Phillip dan Afif Syakur dari Jogja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Houthi mengaku menyerang kilang Saudi Aramco di Jazan dengan drone. Serangan terjadi setelah Arab Saudi meneken pakta pertahanan dengan Turki dan Pakistan.
KLH/BPLH menerbitkan Surat Edaran Nomor 16 Tahun 2026 yang melarang pembukaan lahan dengan cara membakar. Kebijakan ini diterapkan untuk mencegah karhutla di te
LPEM FEB UI mengungkap lima jurusan kuliah yang paling banyak menyumbang pengangguran lulusan S1 di Indonesia. Manajemen berada di posisi teratas, disusul Hukum
Hujan meteor Perseid masih dapat disaksikan dari Indonesia pada 13-14 Agustus 2026. Simak waktu terbaik, cara mengamati, dan lokasi ideal untuk melihat meteor.
Menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, Kimaya Sudirman Yogyakarta menghadirkan dua program spesial sepanjang Agustus 2026
Media Jepang menyoroti fenomena ratusan WNI yang menggunakan nama karakter anime seperti Naruto, Uzumaki, Nobita, hingga Sasuke berdasarkan data Dukcapil Semest