Stasiun Yogyakarta Siapkan Hub Antarmoda, Penumpang Makin Mudah
Stasiun Yogyakarta menyiapkan hub antarmoda di sisi selatan untuk menghubungkan kereta api dengan Trans Jogja hingga transportasi daring.
Vitamin - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Vitamin D atau yang sering disebut vitamin sinar Matahari itu, terkait dengan sistem kekebalan tubuh yang sehat, energi yang seimbang, dan kesehatan kognitif, di antara banyak manfaat kesehatan positif lainnya, bila asupannya tercukupi.
Karena sinar Matahari adalah salah satu sumber terkuat vitamin D, dan karena tidak terlalu banyak sumber makanan yang mengandung vitamin ini, maka biasanya tidak sedikit orang mengalami kekurangan vitamin D.
Meski perlu memeriksakan kondisi kesehatan ke dokter, setidaknya ada lima tanda yang dapat dicirikan sebagai orang yang kekurangan vitamin D, seperti yang diungkap Ahli Diet asal Amerika Serikat, Amy Goodson dan Lauren Manaker, sebagaimana disiarkan laman Eatthisnotthat baru-baru ini.
Sering sakit
Kedua ahli diet tersebut mengatakan bahwa Vitamin D sangat penting dalam membantu sistem kekebalan tubuh, dan Vitamin D membekali tubuh untuk melawan virus dan bakteri secara efektif.
Namun karena dukungan vitamin D dalam kesehatan sistem kekebalan tubuh tidak cukup, maka seseorang akan lebih sering jatuh sakit.
Sering merasa lelah
Tanda lain bahwa seseorang tidak mendapatkan cukup vitamin D yakni mengalami kelelahan dan keletihan yang konsisten. Ini karena vitamin D terlibat dalam produksi energi dalam tubuh, kata Goodson.
Hal ini berbeda dengan kelelahan akibat jadwal yang padat atau tidak mendapatkan kualitas tidur yang baik. Manaker mengatakan bahwa jika kekurangan vitamin D, ia mungkin akan merasa lelah secara konsisten atau kesulitan menjalani hari karena kekurangan energi meskipun sudah beristirahat dengan cukup.
BACA JUGA: Dugaan Penganiayaan Pendukung Ganjar, Polres Gunungkidul: Itu SOP Paspampres
Nyeri otot
Jika mengalami nyeri otot yang tidak terkait dengan rutinitas olahraga, atau perasaan lemas yang konsisten, hal ini mungkin terkait dengan kekurangan vitamin D. "Vitamin D penting untuk fungsi otot, dan tingkat yang tidak memadai dapat menyebabkan nyeri otot dan kelemahan," kata Goodson.
Kesehatan tulang terpengaruh
"Vitamin D memainkan peran penting dalam penyerapan kalsium, yang sangat penting untuk menjaga tulang yang kuat dan sehat," kata Goodson.
Karena peran ini, kekurangan vitamin D dapat berdampak negatif pada kesehatan tulang. Kekurangan kalsium dapat menyebabkan penurunan kepadatan tulang, yang dapat membuat seseorang lebih rentan terhadap patah tulang dan cedera.
“Seiring dengan potensi cedera yang lebih besar, Anda mungkin juga mengalami rasa sakit yang lebih konsisten. Kekurangan vitamin D juga dapat menyebabkan nyeri tulang dan punggung, dan pada kasus yang parah, bahkan dapat menyebabkan kondisi seperti osteoporosis," kata Goodson.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Stasiun Yogyakarta menyiapkan hub antarmoda di sisi selatan untuk menghubungkan kereta api dengan Trans Jogja hingga transportasi daring.
Profil Destry Damayanti, Gubernur BI 2026-2031, mulai pendidikan, karier sebagai ekonom hingga perjalanan di Bank Indonesia.
Kementerian Koperasi mengusulkan tambahan anggaran Rp4,53 triliun untuk 2027, terutama untuk SDM, usaha, digitalisasi, dan pengawasan.
Ibu di Semin Gunungkidul membuang bayi yang baru dilahirkannya karena takut tak mampu menafkahi. Polisi menemukan petunjuk dari ceceran darah.
Erupsi Gunung Sinabung berdampak pada 21 penerbangan dari dan menuju Bandara Kualanamu pada 31 Agustus-1 September 2026.
Jalur pendakian Gunung Kerinci ditutup sementara mulai 1 September 2026 untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan.