Pemain Jerman Patungan Bantu Suporter ke Stadion Piala Dunia 2026
Pemain Timnas Jerman membantu biaya transportasi suporter menuju Stadion MetLife saat laga Jerman vs Ekuador di Piala Dunia 2026.
ilustrasi. /Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA—Puncak hujan meteor geminid diperkirakan terjadi pada malam ini, Kamis (14/12/2023).
Dilansir dari earthsky, Anda dapat mengamati Geminid dari larut malam hingga fajar di sekitar tanggal puncak 13 dan 14 Desember.
Selain itu, bulan sabit muda yang membesar akan terbenam di awal malam dan tidak akan mengganggu Geminid pada tahun 2023.
Hujan meteor geminid sendiri akan berlangsung selama 19 November hingga 24 Desember, dengan puncaknya pada malam ini. Anda mungkin menangkap 120 meteor Geminid per jam.
BACA JUGA: Deretan Kota yang Tenggelam Lebih Cepat, Ada Jakarta dan Semarang
Dikutip dari akun instagram Planetarium Jakarta, puncak hujan meteor geminid di Indonesia bisa disaksikan pada pukul 20.05 WIB hingga Matahari terbit.
Hujan Meteor Geminid mulai aktif sejak tanggal 4 sampai 17 Desember 2023. Puncaknya terjadi pada tanggal 14-15 Desember 2023.
Asteroid yang dikenal sebagai 3200 Phaethon bertanggung jawab atas hujan meteor Geminid.
Hal ini berbeda dengan kebanyakan hujan meteor yang terjadi akibat komet, bukan asteroid. Apa perbedaan antara komet dan asteroid?
Komet adalah bola salju kotor, dengan inti padat ditutupi lapisan es yang menyublim (berubah dari padat menjadi gas) saat komet mendekati matahari.
BACA JUGA: Menjelajahi Hang Son Doong, Gua Terbesar di Dunia dengan Panjang 9 Kilometer
Komet biasanya ringan, dengan kepadatan sedikit lebih berat daripada air. Mereka berputar mengelilingi matahari dalam orbit memanjang, mendekati matahari, lalu menjauh dari matahari.
Dilihat melalui teleskop, sebuah komet akan menunjukkan koma, atau kepala komet, berupa sepetak cahaya samar-samar di sekitar inti ketika mendekati Matahari.
Namun jika dilihat jauh dari Matahari, sebagian besar komet tampak seperti bintang karena yang terlihat hanya intinya saja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Pemain Timnas Jerman membantu biaya transportasi suporter menuju Stadion MetLife saat laga Jerman vs Ekuador di Piala Dunia 2026.
Kulonprogo mendorong penanganan Jalan Dekso-Samigaluh dan Jembatan Duwet. Jalan ditargetkan masuk anggaran 2027, jembatan masih dikaji.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan dari Yogyakarta ke Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
BGN meminta makanan MBG yang tidak layak tidak dikonsumsi dan segera dikembalikan ke SPPG untuk diperiksa dan diinvestigasi.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Jogja. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
BGN membuka kanal khusus bagi guru untuk melaporkan keluhan, temuan, dan pengaduan terkait pelaksanaan Program MBG di sekolah.