Aturan Gaji untuk Kepala Daerah Bakal Direvisi
Mendagri Tito Karnavian menyebut aturan gaji kepala daerah yang berlaku sejak 2000 akan direvisi agar lebih sesuai dengan kondisi ekonomi dan kinerja daerah.
Ilustrasi migrain atau sakit kepala/mims.com
Harianjogja.com, JAKARTA—Migrain tidak boleh disepelekan, kelainan neurologis umum ini menyebabkan sakit kepala parah, ternyata bisa merujuk pada penyakit kardiovaskular, demensia dan kanker.
Migrain biasanya menyebabkan sakit kepala di satu sisi kepala, yang mungkin juga disertai mual, muntah dan kepekaan ekstrem terhadap cahaya dan suara. Dalam beberapa kasus, orang mengalami aura atau serangkaian gejala yang mempengaruhi penglihatan sementara seperti titik buta, kilatan cahaya dan penglihatan terowongan sebelum serangan migrain. Pasien juga mungkin mengalami sensasi kesemutan di lengan atau kaki, mati rasa di wajah dan kesulitan berbicara.
BACA JUGA : Catat! Ini Makanan dapat Membantu Meringankan Gejala
Migrain terkadang bersifat keturunan. Faktor-faktor tertentu seperti hormon, stres, makanan, kafein, perubahan cuaca, perubahan pola tidur dan obat-obatan dapat memicu sakit kepala migrain. Kondisi seperti depresi, kecemasan, gangguan bipolar, gangguan tidur dan epilepsi juga meningkatkan risiko.
Namun, sebuah studi baru mengungkapkan kemungkinan adanya hubungan genetik antara migrain dan kanker payudara.
Dilansir Medical Daily (7/10/2023) para peneliti menemukan bahwa wanita yang menderita migrain jenis apa pun berisiko lebih tinggi terkena kanker payudara, terutama kanker payudara reseptor estrogen yaitu jenis di mana sel kanker tumbuh sebagai respons terhadap hormon estrogen.
Peneliti juga menemukan bahwa wanita yang mengalami sakit kepala migrain tanpa aura memiliki peningkatan risiko kanker payudara ER-negatif yakni ketika sel kanker tidak memiliki estrogen dan memiliki peluang lebih tinggi terkena kanker payudara secara keseluruhan. Penelitian menunjukkan bahwa wanita tiga kali lebih berisiko terkena migrain dibandingkan pria. (Maria Elfika Simplisia)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Mendagri Tito Karnavian menyebut aturan gaji kepala daerah yang berlaku sejak 2000 akan direvisi agar lebih sesuai dengan kondisi ekonomi dan kinerja daerah.
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya hari ini berdasarkan data resmi KAI Access.
BPBD DIY memprediksi puncak kekeringan terjadi pada Agustus 2026. Bantul dan Gunungkidul menjadi wilayah paling kritis akibat krisis air bersih.
Dinkes Kota Jogja menargetkan 3.146 anak menerima vaksin HPV pada BIAS 2026. Tahun ini, imunisasi juga menyasar anak laki-laki kelas 5 SD.
DPUPRKP Gunungkidul mencopot bando Selamat Datang Wonosari di Logandeng, Playen karena dinilai membahayakan setelah berusia lebih dari 10 tahun.