Pameran Dark Garden Terawang Iklim di Masa Depan
Sedikitnya 16 seniman internasional menggelar karya dalam pameran Dark Garden yang mengangkat persepsi mereka terhadap iklim di masa depan.
Muhammad Ahnaf dalam pembukaan pameran tunggal Berkumpulnya Garis pada 7 Juli 2023. - Harian Jogja/ist
Harianjogja.com, JOGJA—Pameran tunggal bertajuk Berkumpulnya Garis menjadi penanda kembalinya seniman Muhammad Ahnaf setelah sekian lama tidak aktif di dunia seni rupa.
Pameran yang terbuka untuk umum itu digelar di Coffee Shop & Gallery Kopi Macan, Jogja, yang sudah dibuka sejak 2 Juli 2023 dan akan berakhir pada 16 Juli 2023.
Kurator pameran, Achmad Fiqhi, menuturkan setelah lama tidak aktif dalam dunia seni rupa karena fokus dengan pendidikan di bidang arsitektur, akhirnya Reza, sapaan akrab Ahnaf, kembali membawa sesuatu.
“Melalui karya-karyanya yang bergaya arsitektur, Reza mengolah garis-garis dan mengumpulkannya. Sebuah upaya melampaui batas dan aturan-aturan yang ada,” ungkap Achmad dalam rilis kepada Harian Jogja, Jumat (7/7/2023).
Pameran menghadirkan dua kategorisasi periode perkembangan artistik. Kategorisasi pertama berupa periode perkembangan yang terus mendapatkan dukungan dari orang tua ketika Reza berkarya.
Ketika diberi kado lukisan pada ulang tahun yang kedua, saking senangnya dengan kado tersebut, Reza naik di atas karya bermedia kertas itu. Bahkan sejumlah karya Reza di masa tersebut banyak yang mengimajinasikan dunia laut, seperti karya Ikan Paus, Hewan Laut dan Ikan Terbang.
Juga dalam periode ini mulai muncul kegemaran Reza menggunakan alat bantu penggaris dalam membuat karya-karya secara perspektif ala arsitek. Sejumlah karya dalam periode ini merekayasa bangunan dan kota.
“Alhasil periode ini yang turut memupuk keberaniannya untuk terus membuat karya, yang mungkin tidak pernah terbayangkan akan dipresentasikan secara tunggal,” papar Achmad.
Lalu periode kedua, pilihan untuk melanjutkan pendidikannya di bidang arsitektur turut membentuk teknik dan bagaimana situasi ditangkap dalam imajinasinya untuk dituangkan ke media kanvas pun kertas.
“Hal ini bisa dinikmati pada karya sket Reza yang dikerjakan semasa kuliah, merekam sejumlah bangunan, yang secara arsitektural memiliki tingkat kesulitan tertentu,” tutur Achmad.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sedikitnya 16 seniman internasional menggelar karya dalam pameran Dark Garden yang mengangkat persepsi mereka terhadap iklim di masa depan.
Residivis WAG alias Gus W menipu warga Boyolali Rp105,3 juta dengan modus ritual spiritual. Uang hasil kejahatan dipakai untuk judi online.
DPRD Kabupaten Magelang terus memperkuat pelestarian seni dan budaya sebagai bagian dari pembangunan karakter masyarakat.
DPRD Jogja mendorong tiang PJU dimanfaatkan untuk fiber optik dan smart pole guna menata kabel serta meningkatkan PAD.
Menkeu Purbaya menegaskan tak ada pajak baru khusus rumah kontrakan. Penghasilan sewa properti tetap menjadi objek PPh sesuai aturan.
Daftar harga HP ZTE terbaru 2026 mulai Rp999.000, dari Blade A35, Blade A72 hingga Nubia V60 lengkap dengan spesifikasinya