Rekening PPPK dan OB Dipakai Menampung Uang Korupsi Muara Enim
KPK mengungkap rekening PPPK dan office boy diduga dipakai menampung uang korupsi kasus pengadaan di Muara Enim. Barang bukti Rp1,9 miliar disita.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Panas matahari yang begitu terik menyebabkan kulit terbakar meski sudah menggunakan sunscreen. Warna kulit wajah pun tampak tidak merata dan biasanya muncul dua sampai enam jam setelah paparan sinar matahari. Kulit yang terbakar akibat paparan sinar matahari dapat berlangsung dari tiga hingga lima hari.
Melansir dari Healthline terdapat sejumlah faktor yang membuat orang lebih rentan terhadap sengatan matahari bahkan membutuhkan waktu lebih lama untuk sembuh, meliputi:
- Kulit putih atau cerah
- Memiliki rambut merah atau pirang
- Terpapar sinar matahari antara jam 10 pagi hingga 3 sore.
- Berada di dataran tinggi
- Tinggal atau mengunjungi tempat-tempat di dekat khatulistiwa
- Menggunakan obat-obatan fotosensitivitas, seperti obat antibiotik diantaranya fluorokuinolon, turunan tetrasiklin, turunan sulfonamid.
Berikut rangkuman empat cara mudah untuk mengatasi kulit yang terbakar matahari secara alami:
Baca juga: Mengenal Art Therapy, Cara Sehat dengan Seni
American Academy of Dermatology melalui Healthline menganjurkan untuk mandi air dingin guna menenangkan kulit yang terbakar. Setelah itu, segera aplikasikan pelembab untuk menjebak air pada kulit sehingga kelembapan terjaga. Mengompres kulit dengan handuk dingin pada area yang terbakar selama 15 menit juga dapat membantu mendinginkan kulit dan mencegah kulit meradang.
Kandungan zat aloin pada aloe vera atau lidah buaya dapat mengurangi peradangan, melembapkan kulit serta mencegah pengelupasan pada kulit yang terbakar. Selain itu kamu dapat menggunakan minyak kelapa, dimana lemak jenuh yang tinggi dipercaya baik untuk melembabkan kulit.
Sebuah studi menunjukkan kandungan asam laurat pada minyak kelapa memiliki kemampuan antibakteri sehingga membantu mencegah infeksi pada kulit yang terbakar matahari.
Menggunakan masker timun ke kulit yang terbakar sinar matahari akan membantu meredakan nyeri dan mencegah peradangan pada kulit secara alami, berkat kandungan antioksidan dan sifat analgesik pada timun, manfaat lain kulit wajah bisa jadi lebih cerah dan lembap.
Masker timun bisa kamu dapat dengan menghaluskan atau memotong timun tipis-tipis, kemudian aplikasikan pada kulit yang terbakar. Diamkan selama beberapa menit dan lakukan secara rutin hingga kulit kembali membaik.
Menjaga kelembaban kulit dapat dilakukan mulai dari dalam dan cara paling mudah ialah memperbanyak minum air putih. Bisa pula dengan minum air kelapa murni atau minuman elektrolit lain, karena mampu mengendalikan dan menyeimbangkan kadar air dalam tubuh setelah berpanas-panas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KPK mengungkap rekening PPPK dan office boy diduga dipakai menampung uang korupsi kasus pengadaan di Muara Enim. Barang bukti Rp1,9 miliar disita.
Jadwal KRL Solo–Jogja Sabtu 13 Juni 2026 lengkap dari pagi hingga malam. Tarif Rp8.000, cek jam keberangkatan terbaru di sini.
Jadwal KRL Jogja–Solo Sabtu 13 Juni 2026 lengkap dari pagi hingga malam. Tarif Rp8.000, cek keberangkatan terbaru di sini.
Kejagung akan periksa Sony Sonjaya terkait pengajuan justice collaborator dalam kasus korupsi MBG 2025-2026.
Bedah buku Homepower di Jogja tekankan pentingnya keluarga sebagai sumber kekuatan dan dorong budaya literasi masyarakat.
UMKM Gunungkidul didorong manfaatkan media sosial untuk pemasaran digital guna meningkatkan omzet dan daya saing usaha.