Kepala BGN Jawab Desakan Hentikan MBG, Fokus Benahi Tata Kelola
Kepala BGN Sudaryono menegaskan Program Makan Bergizi Gratis tidak dapat dihentikan oleh BGN karena merupakan program Presiden Prabowo Subianto.
Suasana nongkrong di Kopi Stasiun Kalasan atau Kostaka./Instagram @kopistasiunkalasan
Harianjogja.com, JOGJA—Siapa sangka suara lantang kereta api menjadi begitu menenangkan bagi sebagian orang. Tak ayal jika sebagian tempat makan atau kafe memilih lokasi berbisnis-nya tepat di pinggir rel kereta.
Di sepanjang lintasan rel yang terbentang dari daerah Wates hingga Prambanan, terdapat sederet cafe sekaligus tempat nongkrong cantik yang bisa dikunjungi. Kamu dapat menikmati suara grujes-grujes yang khas dari kereta dengan aman, nyaman, dan syahdu di empat rekomendasi tempat nongki berikut ini:
Berlokasi tak jauh dari Stasiun Yogyakarta atau Stasiun Tugu yakni sekitar 200 meter ke arah timur atau sebelum memasuki Jalan Malioboro terdapat Loko Cafe Malioboro, sebuah opsi tempat singgah sejenak setelah berkeliling kawasan Malioboro seraya melihat kereta yang melintas tepat dari pinggir rel.
Tidak sulit ditemukan, lokasinya berada di Kompleks Pasar Kembang, Jalan Pasar Kembang, Sosromenduran, Gedong Tengen, Kota Jogja. Jika ingin nongki di sini kamu dapat memarkirkan kendaraan di parkiran Abu Bakar Ali yang berdekatan dengan lokasi cafe.
Loko Cafe Malioboro buka selama 24 jam, menawarkan aneka pilihan kopi dan makanan dengan harga berkisar dari Rp15.000 hingga Rp30.000-an.
Baca juga: Peninggalan Ki Hajar Dewantara Dirusak Massa Tawuran, Begini Respons Sultan Jogja
Meski tak berada tepat di pinggir rel kereta, dari angkringan Pak Tomi kamu bisa melihat kereta yang melintas di Jembatan Kereta Api Kewek ditemani latar langit senja atau langit malam serta hijau rerumputan di pinggir aliran Kali Code
Angkringan ini berada tak jauh dari kawasan Malioboro dan Kota Baru yakni di sisi utara Jembatan Kewek tepatnya di Jalan Abu Bakar Ali No.7, Kotabaru, Gondokusuman, Kota Jogja. Suasana angkringan yang ciamik ini sudah bisa kamu tandangi sejak pukul 16.00 hingga tengah malam.
Pak Tomi juga menyediakan Kopi Joss yakni kopi khas Jogja yang disajikan dengan arang panas dan tentunya tersedia pula aneka nasi kucing, gorengan serta sate-satean khas angkringan dengan harga yang terjangkau yakni berkisar dari Rp2.000 hingga Rp7.000an saja.
Kokambar atau Kopi Kampung Ambarukmo berada di tengah perkampungan Ambarukmo dan lokasinya tepat di pinggir rel kereta yang melintang di tengah perkampungan.
Meski berada di tengah perkampungan kedai kopi ini termasuk luas bahkan perpaduan senja dan kereta yang melintas tak kalah elok dengan spot-spot lainnya. Tak jarang Kokambar juga turut diramaikan dengan penampilan live music.
Bila ingin nongki di Kokambar Coffee letaknya ada di Jalan Perumahan Kp. Ambarukmo, Jaranan, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta dan dapat dikunjungi dari pukul 09.00 hingga 23.00 setiap harinya.
Sajian menu-nya pun beragam dari aneka kopi, teh, wedang, jus, dan lain-lainnya serta makanan ringan yang manis, gurih, asin atau makanan berat obat dari rasa lapar. Tergolong terjangkau harganya dibanderol dari Rp.6000 hingga
Kopi Stasiun Kalasan atau disingkat Kostaka ialah kedai kopi yang berlokasi di bekas stasiun tua tak jauh dari Candi Kalasan dan kompleks Candi Prambanan tepatnya di Jalan Stasiun Kalasan, Kringinan, Tirtomartani, Kalasan, Yogyakarta.
Kostaka memiliki area outdoor yang luas untuk spot melihat kereta yang wira-wiri. Lokasinya cocok untuk nongki bersama teman atau pasangan. Harga kopi, kudapan, dan makanan berat-nya pun masih tergolong murah yang dibanderol dari Rp6.000 hingga Rp22.000-an saja, buka setiap hari mulai dari pukul 10.00–22.00 WIB.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kepala BGN Sudaryono menegaskan Program Makan Bergizi Gratis tidak dapat dihentikan oleh BGN karena merupakan program Presiden Prabowo Subianto.
BPBD DIY memprediksi puncak kekeringan terjadi pada Agustus 2026. Bantul dan Gunungkidul menjadi wilayah paling kritis akibat krisis air bersih.
Dinkes Kota Jogja menargetkan 3.146 anak menerima vaksin HPV pada BIAS 2026. Tahun ini, imunisasi juga menyasar anak laki-laki kelas 5 SD.
DPUPRKP Gunungkidul mencopot bando Selamat Datang Wonosari di Logandeng, Playen karena dinilai membahayakan setelah berusia lebih dari 10 tahun.
Pemprov DIY menetapkan empat kalurahan sebagai percontohan revitalisasi Lumbung Mataraman untuk memperkuat ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi.
Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 31 Juli 2026 tersedia 12 perjalanan. Tarif tetap Rp8.000 dengan layanan dari Palur hingga Yogyakarta.