Selama Januari-Maret 2024, PPATK Endus 1,44 Juta Transaksi Janggal di Perbankan
Sebanyak 324.058 laporan transaksi keuangan mencurigakan (LTKM) selama periode Februari 2021-Maret 2024 ditemukan oleh PPATK
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja, JAKARTA - Pengelolaan finansial yang baik perlu dilakukan masyarakat. Termasuk dalam mengelola Tunjangan Hari Raya (THR). Masyarakat diharapkan lebih bijak dalam mengelola uang THR dengan memperhatikan pengeluaran dan melakukan perencanaan keuangan yang matang.
Digital Banking Acquisition, Service & Marketing Head Bank BTPN Anita Ekasar menjelaskan Terkait dengan THR, banyak masyarakat yang kini mulai menyisihkan sebagian dari uang tersebut untuk menabung atau bahkan berinvestasi.
Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin sadar akan pentingnya mengelola keuangan secara bijak dan memanfaatkan uang dengan lebih produktif.
“Kita telah melewati momen Ramadan dan Idulfitri dengan berbagai macam cara, mulai dari merayakan di rumah saja karena situasi pandemi, hingga kini situasinya yang telah berangsur normal,” jelasnya dalam Press Conference Jenius, Jumat (14/4/2023).
Berdasarkan data internal yang dilangsungkan pada Maret-April 2023 dengan melibatkan 127 responden berusia 18-40 tahun sendiri mengungkapkan 76% responden menerima THR pada Idulfitri kali ini.
Selain itu, pihak yang menerima THR ini ada sejumlah golongan. Tidak hanya karyawan saja yang menerima THR, namun wirausahawan, freelancer, hingga YouTuber, juga menyisihkan sebagian penghasilan untuk memberikan THR kepada diri mereka sendiri.
Di sisi lain, terdapat tiga karakter digital savvy saat menerima THR, yaitu The Saver (41%), yang mengalokasikan THR mereka untuk menabung, The Spender (40%), yang mengalokasikan THR untuk langsung dibelanjakan, serta karakter The Investor (19%), yang mengalokasikan THR untuk berinvestasi.
Dirinya menjelaskan, sekitar 30% karakter The Saver mengalokasikan dana THR mereka untuk dana darurat, namun 20% dari mereka mengalokasikannya untuk liburan. Sementara itu, pada karakter The Spender, alokasi THR untuk belanja kebutuhan Idulfitri masih mendominasi yaitu sebesar 67%.
Sementara itu, 28% dari karakter ini mengalokasikan dana THR mereka untuk melunasi utang agar kondisi finansial mereka lebih optimal. Pada karakter The Investor, 39% dari mereka menggunakan dana THR untuk dana darurat dan mewujudkan mimpi.
Momen Idulfitri memang selalu dinanti, namun kita juga perlu mengontrol diri agar tidak menghabiskan THR dalam sekejap.
Certified Financial Planner dan Founder Daya Uang Metta Anggriani memberikan saran dalam mengalokasikan THR, penting untuk memastikan prioritas yang jelas dan mengalokasikan keuangan untuk kebutuhan wajib yang muncul di momen Idulfitri.
Hal ini termasuk membayar zakat, memberi THR kepada orang tua, kerabat, dan orang lain yang bekerja/membantu kita, serta tradisi salam tempel untuk keluarga.
Dengan memprioritaskan kebutuhan wajib terlebih dahulu, kita dapat menghindari pengeluaran yang tidak perlu dan mengalokasikan uang dengan lebih bijak.
“Namun perlu diingat, untuk kebutuhan ini perlu alokasi dana yang ketat agar tidak berlebihan. Jika dirasa kebutuhan tersebut tidak membutuhkan dana THR yang terlalu besar, maka dana THR tersebut dapat dialokasikan ke tabungan atau instrumen investasi untuk memenuhi kebutuhan di masa mendatang,” kata Metta.
Digital Banking Acquisition, Service & Marketing Head Bank BTPN Anita Ekasar turut menambahkan, seiring dengan tren tersebut, Bank BTPN dan Jenius terus menghadirkan solusi keuangan inovatif untuk membantu masyarakat dalam mengelola uang mereka dengan lebih efektif.
“Sebagai solusi life finance, Jenius hadir untuk membantu teman Jenius merencanakan dan mengatur keuangan dengan lebih efektif melalui fitur-fitur serta penawaran khusus yang menarik. Jadi, kita ada fitur yang praktis dan mudah dipantau portofolionya,” katanya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Sebanyak 324.058 laporan transaksi keuangan mencurigakan (LTKM) selama periode Februari 2021-Maret 2024 ditemukan oleh PPATK
KDMP Tamanmartani masih menunggu izin operasional Klinik Pratama dari Dinkes Sleman usai proses visitasi dan evaluasi lapangan.
Muhammadiyah Games 2026 resmi dibuka di UAD, jadi ajang pembinaan atlet dan kompetisi olahraga lintas jenjang pendidikan.
PPIH Arab Saudi siapkan skema murur haji 2026 agar lansia tak turun di Muzdalifah demi kelancaran Armuzna.
Persis Solo menang 1-0 atas Dewa United di Manahan, jaga peluang bertahan di BRI Super League 2025/2026.
Rusia menyerahkan 528 jenazah tentara kepada Ukraina dalam proses repatriasi terbaru di tengah perang yang masih berlangsung.