Riset Hadirkan Sistem Inteligen Bisnis, Ubah Admisi Berbasis Intuisi
UII mengembangkan sistem Inteligen Bisnis untuk membantu pengambilan keputusan admisi berbasis data dengan skor usability 84,4.
Yossie Riyani dan Anang GSG. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Berawal dari tidak sengaja saat pandemi Covid-19, seniman asal Jogja Yossie Riyani justru dikenal sebagai penyanyi langgam Jawa. Ia justru mampu menerbitkan sejumlah single yang diminati masyarakat dengan tetap menjaga kearifan lokal.
Seiring dengan waktu, Yossie pun berduet dengan seniman Jogja lainnya, Anang GSG dalam berbagai pentas tarik suara. Terakhir keduanya menggelar Mini Konser Yossie Riyani dan Anang GSG bertajuk Selalu Bahagia di Grobucks Cafe Jogja, Sabtu (18/3/2023).
Yossie mengungkap menyanyi berawal dari tidak sengaja saat pandemi Covid-19. Meski demikian justru ia dikenal sebagai penyanyi langgam yang mendapatkan respons bagus dari masyarakat. Terbukti ia kerap mendapatkan job untuk bernyanyi di berbagai wilayah DIY dan kota lain di Indonesia.
BACA JUGA : Jadi Artis K-Pop Paling Dermawan, Segini Sumbangan
"Waktu itu [saat pandemi] karena tak ada kegiatan, sering nyanyi-nyanyi. Mendengar suara saya, teman menawari cover lagu rohani. Saya mengiyakan. Terus berlanjut bikin cover lagu campursari, hingga akhirnya siap meluncurkan single perdana. Karena pandemi akhirnya jadi penyanyi," kata Yossie.
Wanita kelahiran 1982 ini tampil pada awal kemunculannya mengusung langgam. Adapun single perdana bertajuk Kenya Yogya ciptaan Kodhe Mondoliko. Setelah itu ia merilis Praon Cawan, Banyu Wagu Sewindu, Ati Dudu Cagak Wesi dan Kembang Waru.
Salah satu yang paling berkesan saat tampil sebagai penyanyi langgam adalah Ketika bernyanyi di hadapan GKR Mangkubumi. "Banyak masukan saya dapat dari GKR Mangkubumi. Terutama terkait penampilan. Saya penyanyi langgam, maka tidak boleh salah kostum dan penampilan," kata Yossie.
Adapun Anang GSG telah meluncurkan tiga single solo, Sik Tak Roso, Suara Kangen Ati, Wes Ilang Roso. Ia termasuk salah satu seniman multitalent yang pernah menekuni seni tari, ketoprak, MC hingga saat ini menjadi penyanyi.
BACA JUGA : Suara Pengamen Disabilitas Malioboro Ini Bikin Candu
“Kami menyebut Duo YA, ini dimulai setelah duet lagu Selalu Bahagia. Akhirnya berlanjut hingga sekarang. Di mini konser ini kami membawakan 11 lagu-lagu kami untuk dikenalkan ke masyarakat,” ujar Anang.
Ia merasa cocok duet dengan Yossie, meski sebelumnya sempat harus beradaptasi. “Saya dari tari. Lalu ketoprak. MC, lalu pindah ke nyanyi. Sesekali ikut jatilan. Mbak Yossie pasangan bila saya nge-MC. Dari itu akhirnya kami duet nyanyi,” terang Anang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
UII mengembangkan sistem Inteligen Bisnis untuk membantu pengambilan keputusan admisi berbasis data dengan skor usability 84,4.
Suzuki meluncurkan Fronx SGX Hybrid Kuro dan XL7 terbaru pada GIIAS 2026 dengan penyegaran desain serta fitur keselamatan.
Bank Dunia mencatat 52% perusahaan subjek PPh Badan menganggap penghindaran pajak mudah dilakukan berdasarkan survei WBES 2023.
Bupati Sleman Harda Kiswaya menilai konsultan pajak berperan penting mendampingi wajib pajak dan mendukung optimalisasi pendapatan negara.
Wayah Dalem HB X, RM Drasthya Wironegoro, mengajak generasi muda belajar aksara Jawa dalam Setu Sinau di kawasan Malioboro.
Putra Mahkota Arab Saudi menyampaikan kekhawatiran kepada Donald Trump terkait laporan rencana serangan besar-besaran AS terhadap Iran.