OJK Cabut Izin 9 BPR dan BPRS Sepanjang 2026, Ini Daftarnya
OJK telah mencabut izin usaha sembilan BPR dan BPRS sepanjang 2026. Simak daftar bank yang ditutup serta alasan pencabutan izinnya.
Ilustrasi Menstruasi/ist-classic105
Harianjogja.com, JOGJA—Dokter spesialis Obstetri dan Ginekologi Subspesialis IVF Center RS Pondok Indah dr. M. Luky Satria Syahbana Marwali mengatakan wanita yang sudah menopause masih bisa terkena endometriosis karena selnya tumbuh di bagian tubuh lain.
"Bisa juga orang menopause terkena endometriosis, jadi estrogen masalahnya bukan cuma diproduksi di ovarium tapi estrogen ada yang diproduksi di lemak, jadi ada keluhan endometriosis di orang menopause, cuma memang jarang," kata Luky Satria dikutip dari Antara, Selasa (7/3/2023).
Endometriosis dapat tumbuh dimana saja selain ovarium seperti saluran kandung kemih, usus, atau hanya di permukaan perut disebabkan oleh tingginya hormon estrogen. Dokter lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia ini juga tak menampik kemungkinan endometriosis bisa terjadi di rahim wanita yang sudah menopause sehingga masih dapat merasakan nyeri di sekitar rahim.
Ia menambahkan endometriosis juga bisa terjadi pada orang dengan obesitas karena hormon estrogen yang tinggi.
Baca juga: Tanda Ginjal Anda Bermasalah, Salah Satunya Alami Kelelahan Ekstrem
"Ini penyakit hormonal dependent jadi penyakit hormonal karena berkaitan dengan siklus menstruasi. Ini akan timbul terus selama wanita belum menopause, ini penyakitnya kronik jadi terus menerus," ucapnya.
Endometriosis dapat dihilangkan dengan mengonsumsi obat hormonal atau metode operasi laparoskopi, yakni pembedahan di perut tanpa harus membuat sayatan besar di kulit.
Namun, untuk melakukan tindakan ini perlu memenuhi syarat-syarat yang ditentukan serta pertimbangan yang matang untuk wanita terutama yang belum menikah karena bisa mengurangi jumlah sel telur.
Pertimbangan tersebut mulai dari usia, program hamil apa yang ingin dilakukan setelah operasi, cadangan sel telur dan penyakit lain yang menyebabkan gangguan kesuburan.
"Tindakan operasi kalau semua pengobatan tidak sukses, operasinya dengan laparoskopi tapi cadangan sel telur bisa berkurang, kalau belum nikah bahaya untuk kesuburannya," papar dia.
Sementara itu untuk wanita yang sudah menikah, disarankan untuk memeriksa kemungkinan adanya endometriosis sejak dini dengan melakukan USG Transvaginal atau MRI dan segera melakukan program hamil dengan inseminasi atau program bayi tabung (IVF).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
OJK telah mencabut izin usaha sembilan BPR dan BPRS sepanjang 2026. Simak daftar bank yang ditutup serta alasan pencabutan izinnya.
Kebakaran lahan di Kulonprogo melonjak menjadi 17 kejadian sepanjang 2026 akibat musim kemarau kering dan meningkatnya risiko kebakaran.
Korban Daycare Little Aresha mengadukan penanganan kasus ke Ombudsman DIY, menyoroti VeR, penyidikan, dan penelusuran aset yayasan.
KAI memberikan diskon tiket kereta api 20 persen di Railway Technology Indonesia 2026 untuk sejumlah perjalanan di Jawa dan Sumatera.
Tiga pasangan suami istri berpeluang bersaing dalam Pilur 2026 di Gunungkidul. Penetapan calon lurah dijadwalkan pada 8 September 2026.
Tiga atlet voli pantai DIY mengikuti pelatnas di Sentul untuk persiapan Asian Games 2026 dan ditargetkan meraih medali.