Geger Boyolali! Mayat Pria Ditemukan Terkubur di Dapur
Penemuan jasad Pariman terkubur di dapur rumah di Boyolali gegerkan warga. Polisi masih selidiki penyebab kematian.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Peneliti dari Karolinska Institutet di Swedia dan University of Copenhagen di Denmark melalui sebuah studi yang diterbitkan dalam Proceedings of the National Academy of Sciences menemukan bahwa pagi hari adalah waktu terbaik berolahraga demi membakar lebih banyak lemak.
Profesor di departemen kedokteran molekuler dan bedah serta departemen fisiologi dan farmakologi di Karolinska Institute Juleen R. Zierath menyatakan temuan ini dapat bermanfaat bagi orang yang kelebihan berat badan dan sedang berjuang untuk menurunkan berat badan.
“Olahraga di pagi hari bisa lebih efektif daripada olahraga di malam hari dalam hal meningkatkan metabolisme dan pembakaran lemak dan berolahraga pada waktu ini terbukti bermanfaat bagi orang yang kelebihan berat badan,” ujarnya melansir dari Medical Daily dan New York Post.
Berolahraga pada waktu yang berbeda dalam sehari memengaruhi tubuh dengan cara yang berbeda sebab proses biologis bergantung pada ritme sirkadian.
Baca juga: 3 Tempat Makan Pizza di Jogja, Rasa Italia Suasana Angkringan
Dalam studi ini, peneliti mempelajari dua kelompok tikus dimana satu kelompok melakukan latihan intensitas tinggi di pagi hari, sedangkan kelompok lain melakukan rutinitas yang sama di malam hari.
Setelah menganalisis berbagai proses biologis dan penanda metabolisme lemak pada kedua kelompok. Peneliti mencatat bahwa waktu olahraga dapat menyempurnakan metabolisme adiposa guna meningkatkan homeostasis energi pada penyakit kardiometabolik.
Sebelumnya, studi dari Warren Alpert Medical School di Brown University menemukan berolahraga pada waktu yang sama setiap hari secara teratur menghasilkan penurunan berat badan yang baik dibandingkan dengan berolahraga pada waktu yang acak dalam sehari.
Studi tahun 2019 mengklaim bahwa konsistensi waktu jauh lebih efektif dibandingkan waktu tertentu dalam sehari latihan rutin dalam memastikan keberhasilan penurunan berat badan maupun pemeliharaan berat badan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Penemuan jasad Pariman terkubur di dapur rumah di Boyolali gegerkan warga. Polisi masih selidiki penyebab kematian.
Gempa Sukabumi Magnitudo 4,5 mengguncang Jawa Barat akibat aktivitas sesar aktif bawah laut, BMKG pastikan belum ada gempa susulan.
DPAD DIY mengakuisisi untuk mengelola arsip termasuk arsip pribadi, seniman, budayawan dan arsip-arsip yang menyimpan memori kolektif.
Identitas 11 bayi yang ditemukan di Pakem Sleman masih ditelusuri Pemkab Sleman untuk penerbitan dokumen resmi dan asal-usul bayi.
Bank Indonesia mencatat pertumbuhan utang luar negeri Indonesia triwulan I 2026 melambat, dengan rasio ULN terhadap PDB turun menjadi 29,5 persen.
KPK menjadwalkan ulang pemeriksaan Muhadjir Effendy dalam kasus dugaan korupsi kuota haji setelah saksi meminta penundaan.