Tragedi Sungai Wiroko: Pelajar Wonogiri Tewas Tenggelam Saat Memancing
Pelajar 18 tahun tewas tenggelam di Sungai Wiroko Wonogiri saat memancing. Korban ditemukan setelah 4 jam pencarian.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Ramadan identik dengan mengonsumsi makanan manis saat berbuka, sebab setelah berpuasa satu hari kadar gula dalam tubuh lebih rendah. Untuk mengembalikan energi, makanan manis menjadi salah satu solusi cepat.
Namun mengonsumsi makanan manis tanpa kontrol hingga berlebihan dapat memicu meningkatnya kadar gula dan menimbulkan risiko kesehatan seperti diabetes. Berikut ialah kiat memilih makanan manis saat buka puasa:
Baca juga: Kenali Tanda Tubuh Kekurangan Protein, Termasuk Cepat Lapar
Manis tak selamanya berasal dari gula, sejumlah bahan makanan seperti buah segar atau mengganti gula pasir dengan madu alami. Salah satu buah yang menjadi andalan saat Ramadhan ialah buah kurma atau buah lain seperti apel, ceri, leci, anggur, pisang, dan berbagai jenis buah segar lainnya.
Minum es saat berbuka puasa memang lah menyegarkan dan melegakan tenggorokan yang kering, apalagi minum es buah dari bazar Ramadhan di sekitar tempat tinggalmu atau minuman maupun makanan dalam kemasan.
Tak jarang pedagang es buah atau industri minuman atau makanan kemasan menambahkan pemanis buatan atau disebut pula ‘biang gula’ seperti sakarin, aspartam, sukralosa, sorbitol, dan lainnya dimana manisnya bisa 30 - 300 kali lebih manis dari gula biasa. Namun tak semua pemanis buatan itu buruk salah satunya ialah stevia dari daun stevia rebaudiana.
Makanan manis selain meningkatkan gula darah begitu cepat ialah karena kandungan seratnya yang rendah, salah satu makanan manis dengan tinggi serat ialah ubi jalar yang bisa diolah jadi biji salak ubi ungu, bubur candil ubi ungu, atau puding ubi ungu cocok untuk camilan saat buka puasa.
Namun tetap perhatikan jumlah pemanis yang ditambahkan atau tanpa tambahan pemanis apapun. Tidak mau ribet? Maka cukup dipanggang, kukus, atau rebus saja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Pelajar 18 tahun tewas tenggelam di Sungai Wiroko Wonogiri saat memancing. Korban ditemukan setelah 4 jam pencarian.
Dinkes Sleman ungkap keracunan Toragan akibat Salmonella dari makanan hajatan, seluruh pasien kini telah pulih.
Prabowo resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, soroti keadilan sosial dan nilai Pancasila dalam kasus buruh Indonesia.
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.
BPBD Bantul siapkan Rp20 juta untuk antisipasi El Nino. Potensi kekeringan dan kebakaran mulai dipetakan sejak dini.
Prabowo kunjungi Museum Marsinah Nganjuk, soroti sejarah buruh Indonesia dan perjuangan hak pekerja serta penghormatan pahlawan nasional.