Pikap Terjun ke Jurang 25 Meter Usai Tabrak Motor di Magetan
Kecelakaan di tikungan Telaga Wahyu, Magetan, melibatkan pikap L300 dan motor. Pikap terjun ke jurang 25 meter, satu orang terluka.
Aneka makanan mengandung protein./Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Protein adalah makronutrien yang terdiri dari asam amino. Asupan ini penting untuk tubuh. Protein tidak hanya penting untuk perbaikan dan pemeliharaan otot, tetapi juga menyediakan energi bagi tubuh dan mengatur hormon.
Selain itu, protein juga bekerja sebagai enzim yang mempercepat reaksi kimia, mengatur perjalanan zat melintasi membran sel dan melindungi dari penyakit.
Menurut Mayo Clinic Health System, diet yang direkomendasikan untuk mencegah defisiensi bagi untuk rata-rata orang dewasa yang tidak banyak bergerak adalah 0,8 gram per kilogram berat badan.
Baca juga: Pakar Ungkap Penyebab Anak Pejabat Pajak, Mario Dandi Jadi Brutal
Namun, Anda harus menambah asupan protein jika melihat tanda-tanda berikut. Simak ulasannya.
Kekurangan protein dalam tubuh bisa menyebabkan kelemahan, kelelahan, dan kehilangan otot, pasalnya tubuh yang kekurangan protein dari makanan akan memenuhi kebutuhan proteinnya dari otot rangka. Berangsur-angsur otot akan mengecil seiring dengan kekuatan yang menurun dan memperlambat metabolisme tubuh lalu menyebabkan kelemahan dan kelelahan.
Jika Anda baru saja mengalami cedera akibat kecelakaan atau rutinitas latihan yang intens atau jika Anda baru saja menjalani operasi dan masih dalam masa pemulihan, kadar protein yang rendah dalam tubuh dapat memperlambat proses penyembuhan. Sel-sel baru membutuhkan waktu lama untuk dibangun kembali, membuat luka sulit disembuhkan.
Merasa lapar terus-menerus atau tergoda untuk makan camilan, bisa jadi pertanda kekurangan protein. Protein adalah makronutrien yang sangat mengenyangkan, sehingga membuat Anda kenyang lebih lama. Oleh karena itu, jika protein di tubuh lebih sedikit, ada kemungkinan besar rasa lapar akan menyerang tanpa henti.
Kekurangan protein membuat tubuh lebih rentan terkena penyakit sebab protein sangat penting untuk sistem kekebalan, di mana sel-sel kekebalan tersebut terbuat dari asam amino yang diperlukan untuk mencegah virus dan bakteri. Memenuhi asupan protein menjadi perlu dan penting dilakukan demi menjauhi berbagai infeksi virus serta bakteri.
Tanda-tanda awal akibat kadar protein yang rendah dalam tubuh adalah soal bagaimana kuku menjadi rapuh, kulit kering, dan penipisan rambut.
Hal tersebut terjadi karena kulit, rambut, dan kuku kita terdapat jenis protein tertentu seperti elastin, kolagen, dan keratin. Hal lumrah jika kekurangan protein dapat memengaruhi rambut, kulit, dan kuku seseorang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kecelakaan di tikungan Telaga Wahyu, Magetan, melibatkan pikap L300 dan motor. Pikap terjun ke jurang 25 meter, satu orang terluka.
TNI AU melakukan water bombing untuk memadamkan karhutla di Palembang. Kabut asap juga membuat dua penerbangan Jakarta-Jambi dialihkan.
Dua penyu ditemukan mati di Pantai Sepanjang dan Nglolang Gunungkidul dalam dua hari. Bangkai langsung dievakuasi dan dikubur.
PSS Sleman resmi melepas Muhammad Kanu Helmiawan ke Persiku Kudus dengan status transfer permanen jelang Super League 2026/2027.
BNPB mengintensifkan OMC untuk memicu hujan guna membantu pemadaman karhutla Kalimantan dan menyiagakan 30 helikopter.
Pemerintah membagi penanganan karhutla per wilayah dan memprioritaskan enam provinsi, dengan pengerahan 12.880 personel.