BPJS Kesehatan : Dinamika Anggaran dan Kepercayaan Masyarakat
Artikel ini membahas dinamika anggaran BPJS Kesehatan, tantangan pembiayaan JKN, serta pentingnya transparansi, tata kelola yang baik.
Indra Bekti./Instagram indrabekti
Harianjogja.com, JOGJA — Aldila Jelita, istri Indra Bekti kembali menyampaikan kabar terbaru terkait dengan kondisi suaminya yang masih dalam masa pemulihan di Rumah Sakit Abdi Waluyo, Jakarta Pusat seusai menjalani operasi pendarahan di otak.
Setelah dua kali menjalani operasi, Indra Bekti telah siuman dan sempat bercanda dengan Indy Barends tetapi presenter itu masih lupa nama anaknya saat dijenguk. Namun, kondisinya kini sudah lebih baik.
Melalui unggahan Instagram Story-nya pada Rabu (4/1/2023) Aldila mengatakan suaminya mulai banyak bertanya pertanyaan acak dan telah mengingat nama kedua anaknya. "Alhamdulillah... Suamiku sudah lebih baik, sudah bisa banyak nanya walau masih ngacak pertanyaan," tulisnya. "Yang utama sudah bisa kenal nama anak-anak dan fase sekarang nanyain anak-anak," tambah Aldilla.
Hingga dua bulan ke depan, Indra Bekti masih dalam masa pemulihan. Meski kini masih berada di ruang ICU ia akan pindah ke rawat inap biasa jika kondisinya terus membaik.
BACA JUGA: Jadi Sorotan Warganet, Inilah Profil Aldila Jelita, Istri Indra Bekti
Oleh karena itu, Aldila akan fokus pada pemulihan suaminya dan menyampaikan saat ini pihak keluarga tidak diperbolehkan memvideokan kondisi Indra Bekti sebab perlu izin terlebih dahulu.
“Sekarang benar-benar nunggu recovery Masbek di ruang ICU. Selama posisi masih di ruang ICU benar-benar enggak bisa divideokan untuk di-upload. Harus izin dahulu,” jelasnya.
Pada Rabu (28/12/2022) lalu Indra Bekti dilarikan ke Rumah Sakit Abdi Waluyo Menteng, Jakarta Pusat setelah ditemukan pingsan saat menjadi pengisi acara di salah satu stasiun radio.
Sesampainya di rumah sakit ia disebut mengalami gejala pendarahan otak, kemudian langsung ditangani melalui jalur operasi dan mendapat perawatan secara intensif.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Artikel ini membahas dinamika anggaran BPJS Kesehatan, tantangan pembiayaan JKN, serta pentingnya transparansi, tata kelola yang baik.
DPRD Bantul mendorong UMK 2027 mendekati Kebutuhan Hidup Layak Rp4,5 juta dengan mempertimbangkan kondisi pekerja dan kemampuan perusahaan.
DPUPKP Kota Jogja memetakan titik rawan genangan di Jambon, XT Square, Giwangan hingga Jogokaryan untuk mengantisipasi hujan deras.
Bareskrim menetapkan lima tersangka kasus blackout Batam-Bintan yang dipicu korsleting di Trafo 1 GI Sei Harapan, dengan kerugian Rp57,3 miliar.
BGN mengevaluasi uji coba MBG prasmanan yang dinilai meningkatkan konsumsi dan antusiasme siswa. Target penerapan mencapai 5.000 titik pada akhir 2026.
PSS Sleman bertahan di Surabaya untuk memaksimalkan pemulihan dan latihan sebelum menghadapi Persik Kediri di Stadion Brawijaya, Kamis (22/10/2026).