Veda Ega Lolos Q2 Moto3 Ceko 2026 Usai Diskualifikasi Rival
Veda Ega Pratama lolos langsung ke Q2 Moto3 Ceko 2026 usai rival didiskualifikasi. Ini hasil lengkap sesi practice di Brno.
Sepatu Olahraga / Ist
Harianjogja.com, JAKARTA—Memilih dan mengenakan sepatu yang tepat merupakan cara agar kaki tetap sehat. Selain itu pengguna juga perlu memperhatikan tentang kadaluarsa sepatu.
"Biasakan untuk menggunakan sepatu yang tepat untuk aktivitas yang tepat. Karenanya, penting untuk mengetahui tujuan penggunaan sepatu sebelum membelinya," kata Dokter Spesialis Bedah Ortopedi dari Universitas Indonesia Astuti Pitarini. dikutip dari Antara, Senin (12/12/2022).
Lebih lanjut, dokter yang terhimpun dalam Perhimpunan Dokter Spesialis Orthopaedi & Traumatologi Indonesia tersebut mengatakan pengguna sering meremehkan soal kadaluarsa sepatu.
Misalnya, seorang pelari akan berisiko mengalami cedera kaki apabila sepatu yang digunakan sudah tidak berfungsi sebagai alat proteksi yang benar karena outer sole-nya sudah menipis dimakan waktu.
"Sepatu lari yang sudah digunakan lebih dari 450 kilometer sebaiknya diganti untuk mencegah terjadinya sakit pada tumit atau telapak kaki," kata dia.
Baca juga: Psikolog: Pasutri Tak Hanya Butuh Keintiman Fisik, tetapi Juga Emosional
Selanjutnya, hal yang tidak kalah penting adalah memilih sepatu yang sesuai dengan ukuran kaki. Sepatu yang baik adalah sepatu yang terasa nyaman sejak pertama kali digunakan.
Untuk mendapatkan sepatu yang tepat, simak beberapa tips berikut sebelum membeli sepatu. Pertama, adalah dengan mengenali bentuk dan karakteristik kaki.
Lakukan pengukuran panjang dan lebar kaki. Jangan hanya mengandalkan ukuran sepatu yang biasa digunakan karena setiap merek dan jenis sepatu bisa berbeda ukuran hingga 2 sentimeter.
Paling tepat jika melihat ukuran panjang kaki (dalam sentimeter) pada bagian luar kotak sepatu dan menyesuaikannya dengan panjang kaki. Pengguna dapat mengukur panjang kaki secara manual dengan meteran biasa, alat ukur kaki yang ada di toko sepatu, atau secara komputerisasi dengan alat bernama foot scanner.
Kiat berikutnya, lakukanlah pengukuran kaki pada sore atau malam hari. Pada waktu tersebut, kaki berada di ukuran terbesar, terpanjang, dan terlebar.
"Cobalah sepatu dalam posisi berdiri, kemudian periksa ruang jari depan dan ruang tumit di belakang. Sepatu yang sesuai seharusnya masih memiliki ruang sekitar 1 jari tangan," ujar dokter yang juga berpraktik di RS Pondok Indah tersebut.
Cara Mencoba Sepatu
Lalu, selalu berjalan dan berdiri ketika mencoba sepatu. Pastikan ujung sepatu pada bagian tumit tidak terlepas, dan tidak ada jari kaki yang terjepit saat berjalan. Prinsipnya, sepatu yang menyesuaikan dengan bentuk kaki bukan kaki yang menyesuaikan dengan bentuk sepatu.
"Dan jika Anda mengalami cedera akibat penggunaan sepatu yang kurang tepat dan keluhannya tidak membaik dalam beberapa waktu, sebaiknya berkonsultasilah dengan dokter spesialis bedah ortopedi konsultan foot and ankle. Penanganan segera dan tepat pada cedera kaki dapat mencegah terjadinya kondisi yang lebih parah," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Veda Ega Pratama lolos langsung ke Q2 Moto3 Ceko 2026 usai rival didiskualifikasi. Ini hasil lengkap sesi practice di Brno.
Indomobil eMotor luncurkan Tyranno X di Jakarta Fair 2026, motor listrik 160 km, harga Rp32,8 juta.
Kemenpar dorong BBWI 3B untuk sebar wisata Bali Utara–Banyuwangi, target 1,2 miliar perjalanan wisata 2026.
BNN Bantul mewanti-wanti peredaran pil sapi di SMP dan SMA. Edukasi, skrining, dan rehabilitasi diperkuat untuk melindungi pelajar.
Penjualan motor listrik naik hingga empat kali lipat setelah kenaikan harga BBM. Tren tukar tambah motor bensin ke motor listrik ikut meningkat.
PP Tunas jadi langkah perlindungan anak digital, Meutya Hafid soroti risiko platform dan pentingnya ruang aman.