Beras Ilegal Masuk Indonesia, Amran: Ini Musuh Negara
Amran Sulaiman menegaskan beras ilegal harus diberantas karena merugikan 115 juta petani dan berpotensi mengganggu swasembada pangan.
Grup K-Pop Ateez. - Instagram
Harianjogja.com, JAKARTA—Grup K-pop ATEEZ dikabarkan memberikan donasi untuk membantu para korban yang terkena dampak tragedi akhir pekan lalu di Itaewon, Seoul, Korea Selatan.
Seperti diketahui pada Sabtu (29/10/2022) lalu, kerumunan massa yang membludak selama pesta Halloween di lingkungan Itaewon menyebabkan 156 orang tewas dan banyak lainnya terluka.
Soompi pada Minggu menyebutkan pada tanggal 5 November waktu setempat, Hope Bridge Korea Disaster Relief Association mengungkapkan bahwa ATEEZ telah menyumbangkan 100 juta won (Rp1,1 miliar) untuk membantu mereka yang terluka dalam insiden tersebut, serta keluarga dari mereka yang kehilangan nyawa.
Menanggapi laporan tersebut, agensi ATEEZ, KQ Entertainment mengatakan bahwa anggota sangat berduka atas terjadinya insiden ini, sehingga mereka memutuskan untuk memberikan donasi.
“Anggota ATEEZ sangat berduka atas kecelakaan ini. Mereka memutuskan untuk memberikan donasi ini karena keinginan untuk menjadi bantuan sekecil apa pun bagi keluarga para korban yang berduka, serta mereka yang terluka,” kata agensi itu seperti dilansir Soompi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Amran Sulaiman menegaskan beras ilegal harus diberantas karena merugikan 115 juta petani dan berpotensi mengganggu swasembada pangan.
Iran vs Amerika memanas setelah Trump mengancam Iran. Pezeshkian menegaskan Iran siap merespons serangan AS dengan skala lebih besar.
KPK menerbitkan sprindik baru pada 22 September 2026 untuk pengembangan kasus dugaan korupsi Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq.
SPPG Patalan 2 Bantul ditutup permanen oleh BGN setelah dua kali kasus keracunan menimpa siswa dan guru penerima manfaat MBG.
KSAL Muhammad Ali menjelaskan alasan kapal induk pertama TNI diberi nama KRI Sriwijaya-100 yang terinspirasi kejayaan maritim Nusantara.
Karhutla di Bukit Stampol TNGR Lombok Utara menghanguskan 127 hektare lahan. BNPB memastikan tidak ada korban jiwa maupun warga terdampak.