Bali United Pesta Gol 4-1 atas Bhayangkara di Laga Kandang Terakhir
Bali United menang telak 4-1 atas Bhayangkara Presisi Lampung FC pada pekan ke-33 Super League 2025/2026 di Stadion Dipta.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Di musim hujan seperti sekarang ini, anak-anak rentan sakit. Orang tua pasti memiliki kekhawatiran agar anaknya tidak tertular flu di sekolah.
Flu atau influenza merupakan penyakit pernafasan menular karena infeksi virus yang dapat menyerang siapa saja. Penyakit ini sering muncul di musim pancaroba (pergantian musim) dan juga di musim hujan.
Karena disebabkan virus, penyakit ini bisa dengan mudah menular ke siapa saja bahkan di tempat umum, seperti sekolah, supermarket, pusat perbelanjaan, dan lain-lain.
Orang yang terkena flu tidak langsung menunjukkan gejala tapi gejala akan timbul 2 sampai 3 hari, seperti demam, pilek, batuk, hidung tersumbat, sakit kepala, bersin-bersin, sakit tenggorokan, badan menggigil, dan sebagainya.
Berikut upaya mencegah anak sakit flu di musim hujan dikutip dari Solopos.com pada Selasa (25/10/2022):
1. Beri Pemahaman pada Anak Tentang Penularan Penyakit
Beri pemahaman tentang penularan penyakit pada anak, terlebih jika memasuki musim penghujan dimana penyakit mudah menular siapa saja. Berikan contoh tentang mudahnya penyakit menular ke anak, seperti saat orang bersin, batuk, berbicara terlalu dekat, atau dengan menggunakan barang bersama-sama. Orang tua juga perlu memberitahu bagaimana cara mencegahnya secara sederaha agar mudah dipahami oleh anak.
2. Rajin Mencuci Tangan
Tips kedua mencegah anak tertular flu di sekolah adalah membiasakan anak untuk rajin mencuci tangan agar tetap menjaga kebersihan dan terhindar dari penyakit menular. Karena selain penularan flu bisa melalui udara, flu juga bisa menulai melalui tangan yang menyentuh benda yang terpapar virus tersebut.
Ajarilah anak waktu dimana dia harus mencuci tangan, seperti sebelum dan sesudah makan, setelah menggunakan toilet, dan sebaginya. Mencuci tangan tidak hanya dengan air mengalir saja, tetapi harus menggunakan sabun dan juga dengan cara yang tepat.
3. Konsumsi Air Putih yang Cukup
Penuhi kebutuhan cairan pada tubuh anak seperti mengonsumsi air putih yang cukup. Orang tua bisa membawakan air putih di tas sekolah anak, selain agar tidak jajan sembarangan tentu membawa air putih sendiri juga menghemat uang jajan. Jika anak terserang flu dan batuk, cukupilah kebutuhan cairan tubuh dengan air putih karena akn membantu proses penyembuhan.
Selain memberikan obat ketika anak terserang flu dan batuk, memberukan air putih juga bisa membantu proses penyembuhan karena akan melawan penyakit dan menjaga jalan napas anak tetap lembab.
4. Batasi Penggunaan Barang Bersama
Tips berikutnya mencegah anak tertular flu di sekolah adalah membatasi anak ketika menggunakan barang bersama dengan teman-teman di sekolah. Anak-anak selalu menggunakan mainan bersama, bakan mereka juga berbagi makanan dan minuman. Berbagi memang kegiatan yang menyenangkan, tapi ajarkan pada anak untuk membatasi hal ini jika melihat temannya ada yang sakit flu untuk menghindari penularan penyakit.
5. Istirahat yang Cukup
Tips yang kelima adalah dengan memberikan istirahat yang cukup bagi anak, karena hal ini dapat meningkatkan daya tahan tubuh dan meminimalisir resiko penularan flu. Jangan membiarkan anak tidur terlalu malam, karena selain membuat anak mengantuk, hal ini juga karena mereka membutuhkan waktu tidur sekitat 10 sampai 13 jam sehari.
6. Lengkapi Vaksin Rutin
Tips yang terakhir adalah dengan melengkapi vaksin rutin pada anak, karena di usia mereka mudan terserang penyakit karena kekebalan tubuh yang belum sepenuhnha terbentuk. Vaksinasi berperan untuk mencegah penularan dan menurunkan resiko terjadinya sakit berat baik untuk orang dewasa dan juga anak-anak. Terdapat pula vaksinasi yang disarankan seperti berikut ini:
- Usia 4 tahun : vaksin influenza setiap 1 tahun sekali.
- Usia 6-7 tahun : vaksin DPT (Difteri, Tetanus, Pertusis) 1 kali, influenza setiap 1 tahun sekali, MR/ MMR 1 kali, dan Tifoid setiap 3 tahun sekali.
- Usia 9-12 tahu : vaksin HPV primer 2 kali, TD (Tetanus Difteri)/ TDAP (Tetanus, Difteri, Pertusis) 1 kali, influenza setiap 1 tahun sekali.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos.com
Bali United menang telak 4-1 atas Bhayangkara Presisi Lampung FC pada pekan ke-33 Super League 2025/2026 di Stadion Dipta.
Cek jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Senin 18 Mei 2026 lengkap dari Palur sampai Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Fabio Di Giannantonio menangi MotoGP Catalunya 2026 yang dua kali dihentikan akibat kecelakaan beruntun di Barcelona.
BMKG memprediksi hujan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah DIY hingga 20 Mei 2026 akibat pengaruh fenomena MJO.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit melantik Kalemdiklat Polri, lima kapolda baru, dan satu pejabat utama Mabes Polri di Jakarta.
Balapan MotoGP Catalunya 2026 dua kali dihentikan setelah kecelakaan beruntun melibatkan Alex Marquez, Bagnaia, Zarco, dan Acosta.