Aturan Gaji untuk Kepala Daerah Bakal Direvisi
Mendagri Tito Karnavian menyebut aturan gaji kepala daerah yang berlaku sejak 2000 akan direvisi agar lebih sesuai dengan kondisi ekonomi dan kinerja daerah.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Gangguan menstruasi berupa siklus mens tidak teratur biasanya menjadi potensi perempuan mengidap polycystic ovarian syndrome (PCOS) atau sindrom polikistik ovarium. Sindrom ini disebut rentan dialami perempuan dengan obesitas.
Dokter spesialis kebidanan dan kandungan Gita Pratama menuturkan hal itu berkaitan dengan peningkatan kadar insulin yang dapat menyebabkan telur tidak membesar serta terganggunya proses ovulasi.
Namun demikian, dokter yang akrab disapa Tommy itu juga mengatakan perempuan dengan tubuh kurus bukan berarti lepas dari risiko PCOS. Biasanya perempuan kurus yang mengalami PCOS berkaitan dengan masalah kelebihan produksi hormon pelutein atau luteinising hormone (LH).
“LH ini bersama dengan hormon lain yaitu follicle stimulating hormone (FSH) akan mengatur perkembangan telur, jadi harus seimbang. Misalnya LH kadarnya 5, berarti FSH-nya 5. Tapi kalau LH-nya berlebihan, misal LH-nya 10 sementara FSH-nya 5, maka akan terjadi peningkatan hormon androgen atau hormon laki-laki,” kata Tommy dikutip dari Antara, Minggu (23/10/2022).
Proses selanjutnya sama seperti pada perempuan obesitas. Dengan peningkatan hormon androgen akan menyebabkan telur susah tumbuh, tidak terjadi ovulasi, dan kemudian terjadi gangguan-gangguan hiper-androgen.
Menurut Tommy, langkah awal yang perlu dilakukan pada penderita PCOS yaitu mengubah gaya hidup sehat dengan konsumsi gizi seimbang serta berolahraga. Walau pasien PCOS bukan obesitas dan tidak perlu menurunkan berat badan, olahraga tetap dibutuhkan untuk membantu memperbaiki hormon LH.
“Penelitian menunjukkan kalau pasien yang nir-obes olahraga, ternyata ada perbaikan dari hormon LH. Jadi coba olahraga teratur karena hormon LH ini juga bisa dipengaruhi oleh berbagai macam hal misalnya faktor lingkungan, stres, dan sebagainya,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Mendagri Tito Karnavian menyebut aturan gaji kepala daerah yang berlaku sejak 2000 akan direvisi agar lebih sesuai dengan kondisi ekonomi dan kinerja daerah.
Pemprov DIY menetapkan empat kalurahan sebagai percontohan revitalisasi Lumbung Mataraman untuk memperkuat ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 31 Juli 2026 tersedia 15 perjalanan. Tarif tetap Rp8.000 dengan layanan dari Yogyakarta hingga Palur.
Pemkab Kulon Progo dan BBWS Serayu Opak mengeruk Sungai Serang untuk mitigasi banjir sekaligus memanfaatkan sedimen bagi infrastruktur Porda DIY 2027.
DPC PDIP Sleman menggelar sarasehan dan nobar film Kudatuli di Minggir sebagai pendidikan politik serta penguatan soliditas kader menuju Pemilu 2029.
PSS Sleman memastikan seluruh pemain lokal anyar telah tiba di Sleman dan menjalani MCU. Persiapan tim terus dimatangkan untuk musim kompetisi 2026.