El Nino Mulai Diwaspadai, Bulog DIY Perkuat Cadangan Beras
Bulog Yogyakarta memastikan stok beras DIY aman mencapai 87 ribu ton di tengah ancaman El Nino dan musim kering 2026.
Suasana konser Westlife di pelataran Candi Prambanan, Minggu (2/10/2022)./Harian Jogja-Anisatul Umah
Harianjogja.com, SLEMAN — Konser Westlife di pelataran Candi Prambanan, minggu, (2/10/2022) berjalan tanpa lighting dan big screen. Konser boyband asal Irlandia yang sedianya dimulai pukul 19.00 WIB, akhirnya baru dimulai menjelang pukul 21.00 WIB lantaran hujan deras yang mengguyur lokasi konser.
Salah satu personel, Shane Filan mengatakan meski big screen dan lighting tidak nyala dengan maksimal, dia tetap mencintai Indonesia. Up Town Girl menjadi lagu pembuka. Teriakan dari ribuan penonton menggema di tengah hujan yang mulai mereda. "Kami akan buat konser yang spesial. Kami cinta Indonesia, saya memberikan pertunjukan yang bagus," ucapnya.
Shane mengatakan akan menjadikan konser ini spesial, meski hari ini buruk. "Meski hari ini bad day tapi kita akan tetap jadikan spesial untukmu," lanjutnya.
When You're Looking Like That menjadi lagu kedua yang dibawakan oleh boyband beranggotakan Shane Filan, Kian Egan, Nicky Byrne, dan Mark Feehily tersebut. Disusul lagu ketiga, Fool Again.
Nicky Byrne menyampaikan ucapan terima kasih dan akan menggelar konser di waktu yang akan datang. "Kami mencintaimu, kami harap kalian pulang ke rumah dengan gembira," ucapnya.
BACA JUGA: Bocoran Spin-off Money Heist 'Berlin', Tayang 2023 di Netflix
Saat acara belum selesai beberapa penonton sudah mulai pulang, setelah kehujanan sejak awal konser di mulai.
Salah satu penonton Vina,50 datang bersama dua temannya dari Semarang dan Jakarta. Dia mengatakan ini kali kedua dia bersama teman-temannya nonton Westlife. "Sudah lama mengidolakan mereka, lagunya bagus kata-kata di liriknya bagus," ucapnya.
Vina dan teman-temannya membeli tiket VVIP seharga Rp3,5 juta. Nonton Westlife baginya tidak hanya untuk ketemu idola, tetapi juga jadi ajang reuni sebagai sesama alumni STIE YKPN Yogyakarta.
"Semoga konsernya lancar, semua yang kangen ini bisa terhibur. Tiga puluh tahun lalu kuliahnya, sebelumnya sudah nonton [Westlife] di Semarang pada September 2019," lanjutnya.
Penonton lain Dewi,32 mengatakan sudah menyukai Westlife sejak kelas I SMP. Anggota dari Westlife yang paling disuka adalah Mark Feehily. "Sampai aku jadikan last name-ku. Waktu itu mau beli kasetnya mahal, sampai pinjem-pinjem. Aku dikasih tenggat waktu," paparnya.
Saking sukanya, Dewi sampai membeli poster-posternya kala itu. Dia mengaku senang akhirnya bisa menonton meski Prambanan di guyur hujan sejak sore hari. "Lagu yang paling saya suka My Love karena liriknya, lagu kedua adalah Flying Without Wings," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bulog Yogyakarta memastikan stok beras DIY aman mencapai 87 ribu ton di tengah ancaman El Nino dan musim kering 2026.
Dinkes Sleman ungkap keracunan Toragan akibat Salmonella dari makanan hajatan, seluruh pasien kini telah pulih.
Prabowo resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, soroti keadilan sosial dan nilai Pancasila dalam kasus buruh Indonesia.
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.
BPBD Bantul siapkan Rp20 juta untuk antisipasi El Nino. Potensi kekeringan dan kebakaran mulai dipetakan sejak dini.
Prabowo kunjungi Museum Marsinah Nganjuk, soroti sejarah buruh Indonesia dan perjuangan hak pekerja serta penghormatan pahlawan nasional.