Komitmen Perpustakaan USD Alih Aksara Lontar Kuno
Dari komitmennya mentransliterasi atau alih aksara lontar dan naskah kuno, Perpustakaan Universitas Sanata Dharma (PUSD) meraih Anugerah Kebudayaan DIY 2024.
Poster Jailangkung./Film Indonesia
Harianjogja.com, JOGJA—Dua film Indonesia rilis di bioskop-bioskop Indonesia pekan ini, tepatnya sejak Kamis (22/9/2022). Ada film yang dibintangi Marshanda dan film karya sutradara Kimo Stanboel.
Selain Marshanda, Gendut Siapa Takut?! Juga dibintangi pemain lain seperti Wafda Saifan Lubis dan Marthino Lio.
Film bergenre drama komedi ini berada dalam arahan Pritagita Arianegara dengan dibantu dalam penulisan naskah oleh Ilya Aktop dan Alnira. Gendut Siapa Takut?! yang merupakan adaptasi novel ini berdurasi 100 menit.
Sinopsis Gendut Siapa Takut?!
Moza Aphrodite (Marshanda) merupakan penulis novel romance best seller berusia 28 tahun. Dia kerap dituntut Ibunya untuk segera menikah. Meskipun berbadan gendut, Moza sangat pede dengan dirinya.
Suatu hari di acara book signing, Moza terkejut dengan kehadiran Nareswara Radeva (Wafda Saifan Lubis), teman masa kecil yang paling ia benci karena sering merisaknya. Nares muncul untuk minta maaf dan memperbaiki hubungannya dengan Moza.
Sayangnya tak mudah bagi Moza untuk memaafkan Nares. Moza justru menyinggung perasaan Nares. Hal itu justru membuatnya merasa bersalah. Gantian dia yang mengejar Nares untuk minta maaf.
Moza mendatangi kampus tempat Nares mengajar dan mempermalukan dirinya sendiri karena terjatuh di lantai. Nares membantunya. Kejadian ini membuat hubungan Nares dan Moza sedikit mencair.
Eno (Dea Panendra), sahabat baik Moza, bercerita tentang pertemuannya dengan seorang pria yang pernah ia taksir di masa lalu yang ternyata adalah Nares. Di sisi lain, Moza merasa memiliki kesempatan dengan Dafian Jatmiko (Marthino Lio), sutradara terkenal yang hendak memfilemkan salah satu novelnya. Moza sudah lama naksir Dafi dan merasa Dafi adalah pria impiannya.
Jailangkung: Sandekala atau Jailangkung 3 berada dalam arahan sutradara Kimo Stamboel dengan Rinaldy Puspoyo membantu dalam hal penulisan naskah.
Jailangkung: Sandekala yang bergenre horror ini akan diperankan oleh Titi Kamal, Dwi Sasono, Syifa Hadju, dan Muzakki Ramdhan.
Sinopsis Jailangkung: Sandekala
Teror supranatural berpusat pada Adrian (Dwi Sasono), istrinya Sandra (Titi Kamal), serta dua anak mereka, Niki (Syifa Hadju) dan Kinan (Muzakki Ramdhan). Kala itu, mereka sedang berlibur ke luar kota.
Ketika berada di sebuah danau yang menjadi destinasi wisata mereka, Kinan secara misterius menghilang tanpa jejak saat matahari terbenam. Keluarga tersebut mencari-cari Kinan di daerah yang sangat asing bagi mereka.
Sayangnya, sama sekali tidak ada jejak. Hanya ada sebuah boneka jailangkung yang mereka temukan di tengah-tengah pencarian yang menegangkan. Apakah ini terhubung dengan hilangnya Kinan?
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dari komitmennya mentransliterasi atau alih aksara lontar dan naskah kuno, Perpustakaan Universitas Sanata Dharma (PUSD) meraih Anugerah Kebudayaan DIY 2024.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.
3 pelaku pembacokan pelajar di SMAN 3 Jogja ditangkap di Cilacap. Polisi masih memburu 3 pelaku lain terkait konflik geng.