Tiket Kapal Ferry untuk Mudik Lebaran 2025 Sudah Bisa Dipesan Sekarang
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengimbau kepada penumpang membeli tiket melalui sistem online.
/Bisnis.com
Harianjogja.com, JAKARTA - Strok hemoragik, adalah kondisi serius yang melibatkan kerusakan otak.
Hal ini diakibatkan oleh pendarahan di otak yang bisa terjadi setelah pecahnya pembuluh darah ataupun jaringan otak yang berdarah. Kondisi ini juga biasa disebut dengan perdarahan intrakranial.
Berikut fakta mengenai stroke hemoragik berdasarkan Medicalnewstoday dan Healthline!
Hal ini karena, pendarahan pada otak akan memberikan tekanan pada sel-sel otak yang membuat area otak menjadi kekurangan darah. Inilah yang menyebabkan kerusakan otak yang bisa timbul gejala neurologis dan mengancam jiwa.
Orang yang mengalami stroke iskemik, atau strok yang terjadi akibat suplai darah yang tersumbat. Kurangnya suplai darah ini akan membuat kerusakan pada jaringan otak, sehingga menjadi rapuh dan rentan terjadi pendarahan.
Setelah terjadi pendarahan, risiko mengalami strok hemoragik sangat tinggi. Kondisi ini disebut dengan konversi iskemik. Saat stroke hemoragik terjadi sekitar dua minggu setelah strok iskemik.
Selain stroke iskemik, kondisi lain yang berkaitan dengan stroke hemoragik adalah tumor otak, tumor yang bermetastasis ke otak serta infeksi parah pada otak.
Stroke jenis ini umumnya disebabkan oleh tingginya tekanan darah. Maka menjaga tekanan darah adalah salah satu cara yang ampuh untuk menghindari tekanan darah tinggi. Selain itu, alkohol juga salah satu faktor risiko yang bisa menimbulkan stroke hemoragik.
Kebingungan merupakan salah satu gejala yang paling umum bagi penderita strok hemoragik. Disamping kebingungan, ada sederet gejala yang biasanya timbul, seperti mati rasa ataupun kelemahan di lengan, wajah dan kaki, kesulitan berbicara, pusing, merasakan sakit kepala secara tiba-tiba, kesulitan melihat, serta kehilangan keseimbangan.
Akronim FAST digunakan untuk mendiagnosis penyakit ini, akronim itu berarti:
F: wajah (face), cara melihatnya dengan memperhatikan apakah salah satu sisi wajahnya terlihat lemah saat tersenyum.
A: lengan (arm), cara melihatnya dengan memperhatikan apakah ketika mengangkat kedua lengan, salah satu lengannya terkulai atau tidak.
S: pidato atau berbicara (speech), cara melihatnya dengan memperhatikan apakah orang tersebut kehilangan kemampuan untuk berbicara dengan jelas.
T: waktu (time), jika semua tanda di atas teridentifikasi, maka ini adalah waktu yang tepat untuk mendatangi ahli kesehatan.
Sebelum pada tahap terapi wicara, pasien terlebih dahulu akan melewati penanganan darurat. Penanganan darurat dari stroke ini adalah bagaimana mengendalikan pendarahan pada otak dan mengurangi tekanan yang bisa disebabkan oleh pendarahan tersebut. Hal ini bisa dilakukan dengan menggunakan obat-obatan.
Setelah pengendalian pendarahan, barulah akan dilakukan perawatan lain seperti menggunakan cairan IV, istirahat, melakukan berbagai terapi seperti terapi wicara, fisik atau okupasi. Namun untuk kondisi yang lebih serius, pembedahan biasanya akan dilakukan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengimbau kepada penumpang membeli tiket melalui sistem online.
Harga LPG non-subsidi di Kulonprogo naik sekitar Rp10 ribu per tabung, penjualan mulai menurun di sejumlah pangkalan.
Leo/Daniel naik peringkat BWF usai juara Thailand Open 2026, diikuti perubahan ranking atlet bulu tangkis Indonesia lainnya.
Van Gastel soroti laga tanpa penonton di Liga Indonesia, sambil menikmati musim perdana bersama PSIM Jogja.
Perencanaan dana kurban sejak dini membantu meringankan beban finansial dan membuat ibadah Iduladha lebih teratur dan tenang.
PT KAI Daop 4 Semarang tutup 6 perlintasan sebidang tidak dijaga sepanjang 2026. Langkah tegas diambil demi menekan angka kecelakaan di perlintasan sebidang.