Operasional KA Pangrango Terganggu Longsor, KAI Klaim Ganti 60% Tiket
Longsor di area jalur rel KM 17+7/8 antara Stasiun Cicurug dan Maseng berdampak pada operasional perjalanan KA Pangrango lintas Bogor- Sukabumi.
Bibir kering dan pecah./Istimewa
Harianjogja.com, JAKARTA - Punyai bibir kering dan pecah-pecah memang membuat seseorang tidak nyaman.
Penyebab bibir kering bisa beragam. Karena sinar matahari, juga udara yang dingin ataupun panas.
Jika dibiarkan, bibir pecah-pecah biasanya akan menimbulkan luka yang mengeluarkan darah dan membuat penampilan tidak bagus.
Parahnya apabila mengalami hal ini, kita tak dapat dengan mudah menggunakan produk make up seperti lipstik maupun lipgloss.
Menggunakan Pelembab bibir alami
Alam juga menyediakan pelembab bibir yang tentu mudah diaplikasikan. Menggunakan bahan ini juga tak memerlukan pengolahan yang rumit.
Bahan yang bisa dipakai sebagai pelembab bibir alami yakni:
Mengeksfoliasi bibir
Melakukan eksfoliasi pada area bibir yang kering juga dapat menjadi salah satu cara untuk menyembuhkannya.
Caranya dengan menggunakan soda kue ataupun scrub bibir dengan lembut pada area bibir yang kering. Pilihlah scrub bibir yang mengandung bahan yang punyai manfaat menenangkan serta melembabkan.
Berhenti atau mengurangi merokok
Merokok juga merupakan salah satu sebab bibir kering dan pecah-pecah. Hal ini karena asap tembakau bisa membuat kulit teriritasi kulit bibir yang cenderung sensitif.
Biasanya orang punyai kebiasaan merokok sering mengalami bibir kering dan pecah-pecah, yang akan hilang setelah mereka berhenti merokok.
Selain menyebabkan bibir pecah-pecah, merokok juga bisa sebabkan masalah kesehatan mulut yang lain seperti sariawan juga nyeri pada gusi.
Meminum air putih
Bibir kering dan pecah-pecah juga bisa disebabkan oleh dehidrasi. Ketika orang mengalami dehidrasi, tubuhnya akan menarik air pada area-area tertentu, termasuk bibir.
Hal ini dilakukan agar sel tetap terhidrasi, namun ini juga yang menyebabkan bibir kering dan pecah-pecah. Meminum air putih dapat membantu menjaga tubuh agar tetap terhidrasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Longsor di area jalur rel KM 17+7/8 antara Stasiun Cicurug dan Maseng berdampak pada operasional perjalanan KA Pangrango lintas Bogor- Sukabumi.
Sapi jumbo 977 kg asal Klaten terpilih jadi kurban Presiden 2026. Dipelihara peternak muda, lolos uji kesehatan dan siap disembelih.
Persebaya pesta gol 7-0 atas Semen Padang. Simak jalannya pertandingan, daftar pencetak gol, dan susunan pemain lengkap.
Jelang Iduladha, jasa salon sapi di Boyolali jadi strategi pedagang tingkatkan harga jual. Kisah Darmo bertahan sejak 1980-an.
Selandia Baru umumkan skuad Piala Dunia 2026 hasil seleksi 3 tahun. Kombinasi pemain senior dan muda siap beri kejutan.
Dua WNA mencuri Rp4,2 juta di warung Gunungkidul dengan modus tukar uang. Polisi masih memburu pelaku dan imbau warga waspada.