Sinopsis Clusterf**c: Woodstock ’99, Dokumenter Netflix Tentang Kacaunya Gelaran Konser

Sirojul Khafid
Sirojul Khafid Jum'at, 29 Juli 2022 08:17 WIB
Sinopsis Clusterf**c: Woodstock ’99, Dokumenter Netflix Tentang Kacaunya Gelaran Konser

Ilustrasi. /Freepik

Harianjogja.com, JOGJA—Clusterf**c: Woodstock ’99, film documenter Netflix tentang sebuah konser yang kacau balau akan tayang di layanan streaming Netflix mulai 3 Agustus 2022.

Konser selayaknya tempat saling melepas penat dan bersuka ria. Tidak terkecuali untuk konser legendaris Woodstock. Tempat manggung band-band ternama ini menjadi salah satu ikon konser yang menjadi favorit masyarakat.

Hal ini bisa terlihat dalam konser Woodstock tahun 1999. Dengan kamera yang terbang di langit, puluhan ribu atau lebih orang tumpah ruah di lapangan. Band-band ternama dan penting saat itu turut ambil bagian, seperti Creed, Insane Clown Posse, Cyclefly, sampai Red Hot Chili Paper.

BACA JUGA: Autobiography, Satu-Satunya Film Indonesia di Venice International Film Festival 2022

Sebuah euphoria yang mungkin tidak selalu terjadi di semua konser. Di balik meriahnya konser ini, tentu ada ketakutan apabila keramaian ini berujung rusuh. Pihak keamanan sangat tidak sebanding jumlahnya dengan penonton.

Dan benar saja, konser ricuh. Penonton menggila. Mulai dari merobohkan pagar, menumbangkan panggung, sampai membakar beberapa bagian venue. Konser ini menjadi salah satu mala petaka dalam sejarah music dunia.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sirojul Khafid
Sirojul Khafid Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online