Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen, Daya Beli Dinilai Masih Kuat
Ekonomi Indonesia tumbuh 5,61 persen pada triwulan I-2026. Menkeu Purbaya menyebut konsumsi rumah tangga jadi penopang utama daya beli.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, SOLO-Muncul anggapan di masyarakat bahwa perempuan yang memelihara kucing bisa menghambat kehamilan.
Secara medis, apakah itu benar?
Melansir dari Solopos-jaringan Harianjogja.com, dokter spesialis andrologi RS JIH Solo, Metanolia Sukmawati, mengatakan pihaknya belum menemukan jurnal yang menjelaskan terkait hal itu.
“Saya belum pernah menemukan jurnal pasti yang menjelaskan malasah itu,” kata dia dalam Health Talk RS JIH Solo yang disiarkan di Youtube RS JIH Solo, pertengahan Juni lalu.
Sementara dokter spesialis fertilitas endokrinologi reproduksi Rumah Sakit (RS) JIH Solo, Abdurahman Laqif, mengatakan anggapan tersebut kemungkinan berkaitan dengan toksoplasma. Dimana kucing merupakan binatang yang dianggap pembawa parasite penyebab toksoplasma tersebut.
Baca juga: 7 Persen Pasangan Tidak Sengaja Hamil, BKKBN Dorong Peningkatan Kepesertaan KB Pria
“Tapi toksoplasma tidak menyebabkan susah hamil. Hamilnya bisa, namun ketika dia terkena toksoplasma itu menyebabkan kecacatan atau keguguruan,” kata dia.
Untuk itu dia menyarankan sebagai Langkah antisipasi untuk melakukan vaksinasi anti toksoplasma pada kucing yang dipeliharanya. “Kalau punya kucing ya divaksin anti toksoplasma. Kalau belum divaksin, ada risiko terjadinya penularan toksoplasma,” lanjut dia.
Sementara mengenai anggapan jika memijat daerah Rahim wanita bisa meningkatkan kesuburan, pihaknya mengatakan belum menemukan adanya penelitian tersebut. Di sisi lain dia mengatakan ketika melakukan pemijatan pada daerah Rahim terutama dengan keras, berpotensi terjadi inklamasi atau peradangan. Hal itu jutsru berdampoak tidak baik untuk kesehatan Rahim wanita. “Kalau yang sudah ada penelitiannya itu akupuntur, namun tetap dengan indikasi,” lanjut dia.
Baca juga: Pemkot Jogja Dorong Koperasi Konvensional Beralih ke Modern
Dia mengatakan ada beberpa hal yang bisa memberikan dampak baik untuk menjaga kesuburan pasangan. Salah satunya dengan memperbaiki gaya hidup. Di antaranya dengan rajin olahraga, menjada pola makan dan menghindari rokok.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos
Ekonomi Indonesia tumbuh 5,61 persen pada triwulan I-2026. Menkeu Purbaya menyebut konsumsi rumah tangga jadi penopang utama daya beli.
Sapi simmental berbobot 1 ton asal Gedangsari, Gunungkidul, dibeli Presiden Prabowo Subianto untuk kurban tahun ini.
Gregoria Mariska Tunjung resmi mundur dari Pelatnas PBSI karena alasan kesehatan, PBSI menghormati keputusan dan fokus pada pemulihan.
Megawati Hangestri resmi bergabung dengan Hillstate Korea Selatan dan dijadwalkan debut di KOVO Cup serta V-League 2026/2027.
PSIM Jogja incar 10 besar Super League 2025/2026, Van Gastel tetap turunkan skuad terbaik di dua laga sisa musim.
SMA Kolese De Britto bersama SMA Pangudi Luhur Yogyakarta sukses menghadirkan pementasan teater kolaboratif.