Demo Ojol Jogja Hari Ini, Berikut Ini Tuntutan Driver Online
Demo ojol Jogja hari ini berpotensi memicu kemacetan. Simak rute aksi damai dan enam tuntutan driver online di Jogja dan Sleman.
Pencipta lagu pelaku industri musik Jogja Yunan Helmi (kanan) bersama solois muda Ave Zora dalam peluncuran single "Dirimu", Sabtu (25/6/2022)-Harian Jogja/Sunartono
Harianjogja.com, JOGJA--Penyanyi solo original diperkirakan tetap jadi tren hingga 2024 mendatang meski di tengah menjamurnya pengkaver lagu. Masyarakat kini sudah mulai memilih lagu original ketimbang lagu kaver.
Salah satu pencipta lagu sekaligus pelaku industri musik asal Jogja Yunan Helmi mengatakan medio 2017 Kaver lagu dilakukan secara liar dan banyak tidak berizin. Akibatnya pencipta dan penyanyi lagu original dirugikan bahkan keuntungan secara ekonomi lebih banyak diperoleh para pengkaver. Namun seiring makin banyaknya penyanyi tunggal merilis lagu di 2021, kini industri kaver harus berjalan ketat bahkan berhadapan dengan konsekuensi hukum. Beberapa kali kaver lagu sempat menjadi kontroversi di tengah industri musik tanah air.
"Sekarang orang mengkover itu juga canggih mereka, saya pernah membuat efek suara burung di sebuah klip yang dirilis, ternyata itu diklaim juga. Tetapi lambat laun pengkaver ini tumbang karena tidak semua pencipta dan penyanyi lagu bersedia lagunya dibawakan. Bahkan ada tren sekarang orang mengkaver lagu sudah tidak keren," katanya di sela-sela peluncuran single kedua solois muda Ave Zora bertajuk Dirimu, di Jogja, Sabtu (25/6/2022).
BACA JUGA: Mantul! Dewa 19 Konser di Candi Prambanan, 3 Vokalis Bakal Bertemu
Karena besarnya potensi solois di era saat ini, kemudian ia menciptakan lagu berjudul Dirimu yang khusus menyasar kalangan muda untuk dibawakan oleh Ave Zora. Alasannya solois lebih mudah penggarapannya ketimbang kelompok band. Tren solois untuk remaja tetap pada lagu dengan tema seputar kisah cinta seperti pada single tersebut di bawah label Presiden Musikindo.
"Jika memprediksi penyanyi solois sampai mungkin 2024 akan tetap tren. Sekarang yang dibutuhkan industri lagu original yang cepat," kata pria yang sudah mengorbitkan penyanyi anak dan remaja hingga ratusan ini.
Ave Zora menambahkan ia bersemangat menjadi solois dengan menyanyikan lagu original. Musik sudah ditekuninya sejak di bangku SD hingga saat ini lulus dari SMA meski diolahnya secara otodidak. Single Dirimu merupakan kedua bersama Yunan Helmi lewat pertemuan tak sengaja di salah satu event konser Sang Model pada 2021 silam. Saat ini ia pun banyak merambah dari panggung ke panggung di Kota Jogja.
"Kebetulan saya sudah mantap dengan solois original sehingga kami optimistis dengan lagu-lagu yang saya bawakan terutama yang baru ini. Harapannya masyarakat bisa menerima lagu original ini, karena untuk membuat karya ini butuh proses panjang," kata remaja kelahiran 2005 ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Demo ojol Jogja hari ini berpotensi memicu kemacetan. Simak rute aksi damai dan enam tuntutan driver online di Jogja dan Sleman.
Aktivis Global Sumud Flotilla mengaku mengalami sengatan listrik dan kekerasan fisik saat ditahan Israel usai misi kemanusiaan menuju Gaza.
Tingkat pengangguran DIY turun menjadi 3,05% pada Februari 2026. Pariwisata, UMKM, dan ekonomi kreatif jadi penyerap tenaga kerja utama.
Harga cabai rawit merah nasional mencapai Rp57.650 per kg menurut data PIHPS Kamis pagi. Telur ayam ras dijual Rp32.500 per kg.
Revisi UU HAM disiapkan untuk melindungi aktivis dan pembela HAM dari kriminalisasi serta memperkuat hak digital dan lingkungan hidup.
Rupiah menguat ke Rp17.653 per dolar AS di tengah penguatan dolar global dan sentimen suku bunga The Fed serta konflik Timur Tengah.