Mafia Tanah di ATR BPN, KPK Sebut Ada Pengepul Uang Suap dan Pengelola
KPK mengungkap dugaan struktur bayangan di ATR/BPN dalam kasus suap HGB Summarecon yang menyeret delapan tersangka.
Dinar Candy. /Suara.com
Harianjogja.com, JAKARTA-Artis Dinar Candy dan Nikita Mirzani segera bertemu di ring tinju pada Minggu (12/6/2022) mendatang.
Jelang pertandingan, ternyata Dinar Candy memiliki rasa khawatir. Bukan takut kalah, melainkan takut dua bagian tubuhnya ini terkena bogem mentah.
"Kan nanti tanding, nggak tau, takutnya hidung terpukul jadi bengkok," kata Dinar Candy ditemui di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan pada Jumat (10/6/2022).
"Terus payudara kena juga, kan implan," ujarnya lagi.
Meski khawatir, Dinar Candy enggan mengurungkan niat. Ia tetap mantap melawan Nikita Mirzani dalam ring tinju.
Baca juga: Dinar Candy Akan Bertarung Tinju Melawan Nikita Mirzani
Sebagai persiapan, Dinar Candy telah berkonsultasi dengan dokter. Ia mengantisipasi jika hal buruk terjadi pada tubuhnya setelah pertandingan.
"Nanti dokternya standby," ujar Dinar Candy.
Antisipasi ini bukan tanpa sebab. Itu karena saat melakukan latihan, bagian hidung sempat terkena tonjok. Padahal aktivitas ini bukan pertandingan real.
"Kadang kalo capek tangan itu nggak terkontrol. aku sempet ketonjok sama lawan main, cuman gak terlalu keras, kan baru latihan," ucapnya.
Tapi Dinar Candy tidak bisa memprediksi seperti apa tinju yang bakal diberikan Nikita Mirzani padanya nanti.
"Penginnya nggak terjadi sesuatu. Tapi walaupun menghindari, ini kan tinju beneran ya," kata Dinar mengakhiri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
KPK mengungkap dugaan struktur bayangan di ATR/BPN dalam kasus suap HGB Summarecon yang menyeret delapan tersangka.
IHSG menguat 0,40 persen ke 6.462,43 saat pasar mencermati respons BI setelah The Fed menaikkan suku bunga 25 bps.
Polresta Sleman menyiapkan gelar perkara dugaan kekerasan seksual terhadap anak untuk menentukan peningkatan kasus ke tahap penyidikan.
Warga Kalibawang mendukung rencana RSUD di utara Kulonprogo dan siap melepas lahan dengan syarat UGR wajar serta tenaga kerja lokal dilibatkan.
Buruh DIY meminta jaminan pesangon masuk RUU Pelindungan Ketenagakerjaan dalam audiensi dengan Pemda DIY, Kamis (17/9/2026).
Kejagung akan melimpahkan Febrie Adriansyah dan dua tersangka lain ke Kejari Jaksel setelah berkas perkara dinyatakan P-21.