Cara Daftar Bansos 2027 Lewat Perlinsos Digital, Siapkan IKD
Simak cara daftar bansos PKH dan BPNT 2027 melalui Perlinsos Digital, syarat IKD, data PLN, aktivasi IKD, dan cara cek status pengajuan.
Keju. /Antara
Harianjogja.com, JAKARTA — Sering mengonsumsi keju membawa dampak buruk bagi tubuh. Banyak varietas keju yang mengandung kalori, lemak, dan natrium, yang dapat mengganggu kesehatan.
Ada juga yang mengandung tiramin yang tinggi, yang dikenal sebagai pemicu migrain dan sakit kepala.
Meskipun penelitian yang menghubungkan asupan keju dengan penyakit kronis tidak konsisten, dilansir dari Eat This Not That, tetap penting untuk membatasi berapa banyak produk susu yang Anda makan secara teratur.
Berhenti mengonsumsi keju dapat memiliki beberapa efek luar biasa pada tubuh dan pikiran. Berikut 7 efek samping berikut untuk mengetahui beberapa manfaat yang akan Anda alami saat melakukannya;
Menurunkan asupan keju dan produk susu Anda bisa memiliki efek positif pada warna dan tekstur kulit Anda. Ini karena produk susu dapat memicu produksi minyak berlebih yang dapat menyebabkan jerawat atau pori-pori tersumbat.
Jika Anda adalah seseorang yang sering mengalami migrain, diet tinggi keju dan susu bisa menjadi penyebabnya. Mengurangi keju dapat mengurangi sakit kepala dan migrain yang disebabkan oleh efek tyramine yang ditemukan dalam keju. Tyramine adalah senyawa alami dalam tanaman dan produk hewani. Menurut penelitian, jumlah tiramin yang tinggi dalam tubuh dapat memicu sakit kepala dan migrain pada manusia.
Makan keju berlebih juga dapat mempersulit proses penurunan berat badan yang Anda inginkan. Mengurangi keju dapat membantu Anda mengurangi berat badan, ini karena gula, lemak, dan kalori yang ada dalam keju. Misalnya, satu porsi cheddar 100 gram dapat mengandung hingga 33 gram lemak di dalamnya.
Mengurangi konsumsi keju, dan produk susu secara umum, dapat membantu menurunkan risiko kanker. Ini karena dengan makan lebih sedikit keju, Anda menelan lebih sedikit kasein, protein yang ditemukan dalam susu yang terkait dengan penyakit. Kasein telah terbukti meningkatkan tingkat pertumbuhan tumor untuk jenis tumor tertentu, seperti kanker prostat dan kemungkinan kanker payudara.
Dari perspektif lingkungan, keju sangat padat sumber daya. Dibutuhkan banyak lahan untuk menghasilkan susu yang cukup dan ribuan galon air untuk membuat satu pon keju. Ini mengeluarkan banyak metana dari sapi itu sendiri.
Keju dan susu mengandung banyak zat aditif, pengawet, dan hormon, yang dapat menyebabkan peradangan dalam tubuh. Jika Anda masih ingin makan keju, direkomendasikan untuk memilih keju dengan bahan tambahan yang lebih sedikit, atau keju dari peternakan yang dibesarkan secara manusiawi.
Jika Anda adalah seseorang yang sering mengalami kembung, maka mengurangi atau membatasi keju dan produk susu dapat menguranginya. Bagi banyak orang, susu dapat menyebabkan sakit perut dan kembung karena kekurangan enzim yang cukup untuk memecah gula susu atau alergi yang sebenarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Simak cara daftar bansos PKH dan BPNT 2027 melalui Perlinsos Digital, syarat IKD, data PLN, aktivasi IKD, dan cara cek status pengajuan.
Ayu Ting Ting berencana merilis album terbaru pada 2027. Ia juga berharap musik dangdut semakin diminati anak muda dan diterima di berbagai negara.
BPBD Kabupaten Bogor mencatat 253 rumah rusak akibat gempa M4,1. Kerusakan tersebar di tiga desa, dengan satu warga mengalami luka ringan.
Manchester City menang 3-2 atas Ipswich Town pada pekan ketujuh Liga Inggris 2026/2027. Erling Haaland mencetak dua gol di Etihad Stadium.
Kebakaran hotel di Bangladesh menewaskan 10 wisatawan dan melukai empat orang. Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dan mitigasi kebakaran.
Prakiraan cuaca DIY Minggu 18 Oktober 2026 menunjukkan seluruh wilayah berawan. Suhu maksimum di Sleman dan Kota Jogja mencapai 35 derajat Celsius.