Tradisi Orang Meninggal di Malam Selasa Kliwon, Mayat Ditunggu Berhari-hari

Bernadheta Dian Saraswati
Bernadheta Dian Saraswati Senin, 18 April 2022 15:07 WIB
Tradisi Orang Meninggal di Malam Selasa Kliwon, Mayat Ditunggu Berhari-hari

Ilustrasi permakaman/JIBI

Harianjogja.com, JOGJA-Malam Selasa Kliwon masih dianggap keramat bagi masyarakat Jawa. Jika ada orang meninggal di hari tersebut, kuburannya akan dijaga oleh sanak saudara.

18 April 2022 juga merupakan malam Selasa Kliwon. 

Masyarakat Jawa masih meyakini bahwa orang yang meninggal malam Selasa Kliwon maka mayat atau jenazahnya akan diburu untuk dijadikan jimat. Bagian tubuhnya atau kain kafannya akan diincar untuk dijadikan mahar pesugihan.

Dilansir dari berbagai sumber, mayat malam Selasa Kliwon akan diambil kepalanya atau bagian tubuh lain untuk pesugihan. Untuk itu tetangga atau sanak saudaranya akan menunggu kuburannya agar tidak dibongkar orang.

Biasanya sanak saudara dari orang yang meninggal tersebut akan mendirikan tenda di dekat makam untuk menjaga kuburan saudaranya itu. Mereka akan bermalam setiap hari hingga hari ke-40.

Dikhawatirkan jika kuburan tersebut tidak ditunggu akan dibongkar oleh pencari jimat untuk diambil bagian tubuhnya. Percaya tidak percaya nyatanya masih ada daerah yang melakukan tradisi seperti ini.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Bernadheta Dian Saraswati
Bernadheta Dian Saraswati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online