RUU Pemilu: Dasco Tegaskan Parliamentary Threshold Belum Jadi Kesepakatan Final
Dasco menyebut ketum parpol belum menentukan parliamentary threshold dalam RUU Pemilu. Gerindra sebelumnya menyatakan setuju PT 5%.
Iis Dahlia. /Ist-tangkapan layar YouTube officialgtvid
Harianjogja.com, JAKARTA-Iis Dahlia jadi sorotan publik saat menyanyikan lagu berjudul \'Ramadhan Tiba\' dalam acara Fantastic Duo yang digelar oleh MNCTV. Sebab, pedangdut ini pernah salah lirik ketika menyanyikan lagu tersebut pada Ramadan tahun lalu.
Dalam acara Voice of Ramadhan 2021, Iis Dahlia salah lirik melantunkan lagu \'Ramadhan Tiba\' ciptaan Opick. Lirik yang seharusnya berbunyi \'Ramadan Tiba\' dilantunkan Iis Dahlia menjadi \'Marhaban Tiba\'.
Tak ingin dua kali melakukan kesalahan yang sama, Iis Dahlia kini berhasil menyanyikan lagu \'Ramadhan Tiba\' tanpa salah lirik.
Dengan sentuhan nuansa dangdut yang kental, Iis Dahlia terlihat sukses membuat penonton sekaligus para host terpukau.
Sontak hal tersebut membuat sejumlah host di acara Fantastiv Duo memberikan penghargaan kepada Iis Dahlia.
"Penghargaan bahwa Mama tidak salah lirik lagi. Untuk pertama kalinya, Iis Dahlia menyanyikan lagu religi tidak salah lirik," kata Edric Tjandra.
Baca juga: Nyanyi Lagu Ramadan Tiba, Iis Dahlia Dua Kali Salah Lirik
Iis Dahlia mendapatkan beberapa penghargaan seperti sebuket bunga, sekeranjang buah-buahan, dan ucapan selamat.
"Terima kasih banyak," tutur Iis Dahlia dikutip dari YouTube MNCTV Official.
Sementara itu, sejumlah netizen mengutarakan ekspresi leganya mendengar Iis Dahlia lancar menyanyikan lagu \'Ramadhan Tiba\'.
"Gue deg-degan," tulis seorang netizen,
"Suka banget denger suara idolaku," sambung netizen lain.
"Suaranya bagus," ucap netizen lainnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Dasco menyebut ketum parpol belum menentukan parliamentary threshold dalam RUU Pemilu. Gerindra sebelumnya menyatakan setuju PT 5%.
Pembangunan rusun ASN Sleman belum terealisasi akibat kendala pengadaan tanah. Pemkab Sleman kaji opsi penggunaan tanah kas desa (TKD).
PB PDGI menyebut 95% masyarakat Indonesia rutin sikat gigi, namun kurang dari 3% yang melakukannya di waktu tepat: setelah sarapan dan sebelum tidur.
Ahmad Sahroni mendesak Korlantas Polri evaluasi ujian SIM dan usut sindikat SIM palsu usai Polres Siak menangkap delapan tersangka.
Ketum Golkar Bahlil Lahadalia sebut kasus korupsi Fahd El Fouz sebagai musibah. Doli Kurnia sebut perbuatan Fahd jadi bahan evaluasi kaderisasi.
Balai Diklat Keuangan (BDK) Yogyakarta menyiapkan berbagai program pembelajaran dan pengembangan kompetensi yang menyasar aparatur pemerintah