Kejuaraan Arung Jeram di Oya, Sleman Kirim Skuat Atlet Muda
Sleman mengirimkan satu tim bermaterikan lima atlet mudanya untuk bertanding di ajang Kejuaraan Arung Jeram Open R4-2026 di Sungai Oya, Gunungkidul.
Kukuh Kudamai
Harianjogja.com, JOGJA—Pencipta sekaligus pelantun lagu Mendung Tanpo Udan Kukuh Prasetya Kudamai menutup serial minialbum tematiknya dengan lagu berjudul Terang.
Secara resmi dirilis melalui akun Youtube-nya pada Sabtu (26/3/2022). Secara berurutan, serial itu terdiri dari Mendung Tanpo Udan, Udan Tanpo Mendung, Mendung Ketemu Udan, Mendung Udan Terus Terang, Udane Ora Roto dan Terang.
Terang menjadi akhir bahagia dari rangkaian cerita Mendung Tanpo Udan. Berkisah tentang kebahagiaan berumah tangga setelah melewati dinamika yang tak sederhana. Lagu ini menjadi cerminan kebanyakan masyarakat yang menjadikan pernikahan sebagai jalan kedamaian hidup.
“Dengan menikah, sebagian masalah seolah-olah sudah selesai. Apa yang terjadi dalam kehidupan pasca-menikah, tergantung pada bagaimana membangun hubungan di dalam keluarga. Kalau dalam keluarga baik, umumnya kehidupan selanjutnya juga akan baik. Begitu pula sebaiknya,” ujar Kukuh dalam rilis kepada Harian Jogja, Kamis (31/3/2022).
Pemusik lulusan Institut Seni Indonesia (ISI) Jogja itu menyatakan emosi setiap lagunya akan lebih sangat terasa jika didengarkan sekaligus meski masing-masing lagu bisa dinikmati secara mandiri. Hal itulah yang menjadi kekuatan dari album tematik.
Tak hanya menikmati lagu-lagunya, Kukuh menyarankan untuk membaca juga novel Mendung Tanpo Udan yang diadaptasi penulis Fairuzul Mumtaz. Novel ini sudah bisa dijumpai di berbagai tempat penjualan atau bisa langsung ke @radiobuku selaku penerbit.
“Alhamdulillah, pengalaman pertama ini [minialbum] sudah saya lalui. Selanjutnya saya ingin konsisten menggarap lagu-lagu tematik. Semoga bisa dirilis dalam waktu dekat,” papar Kukuh.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bantuan jagung SPHP di Temanggung diusulkan menjangkau 399 peternak untuk menekan biaya pakan dan menjaga usaha ayam petelur.
Universitas Terbuka (UT) Yogyakarta melepas 1.635 lulusan Periode II/2026 di The Alana Yogyakarta Hotel & Convention Center, Minggu (18/10).
Sebanyak 37 manajer KDMP ditempatkan di Kulonprogo sejak 1 Oktober 2026. Sejumlah gerai belum beroperasi dan koordinasi tugas menjadi sorotan.
BPBD Hulu Sungai Selatan mengapresiasi PT Subur Agro Makmur, anak usaha AALI, yang membantu menangani karhutla di lahan warga melalui dukungan personel
Pemerintahan Prabowo-Gibran mencatat capaian energi, mulai dari penghematan devisa biodiesel hingga target PLTS 100 GWp dan listrik desa.