Dugaan Love Scamming di Semarang, 4 WNA China Ditangkap
Imigrasi Semarang mengungkap dugaan love scamming internasional. Empat WN China diamankan bersama ratusan ponsel dan perangkat elektronik.
Mewarnai rambut/today.com
Harianjogja.com, JAKARTA - Mewarnai rambut merupakan salah satu langkah yang banyak dilakukan untuk menunjukkan kebebasan berekspresi, memaksimalkan penampilan dan meningkatkan kepercayaan diri.
Namun, hal tersebut tidak selalu lepas dengan adanya kekhawatiran akan kesehatan rambut setelah proses perwarnaan. “Pewarnaan rambut kian diidamkan dan terus berkembang di Indonesia, dimana 71% dari orang Indonesia melakukan pewarnaan dalam 12 bulan terakhir1
Kerusakan rambut akibat proses pewarnaan kerap menjadi kekhawatiran utama dari 62% orang yang membuat mereka dilema sebelum melakukan pewarnaan.
Oleh karena itu, konsumen ingin mengurangi tanda kerusakan pada rambut setelah diwarnai. Perawatan rambut yang tepat sangatlah penting dan menjadi kunci untuk mengurangi tanda kerusakan pada rambut yang pada akhirnya mempengaruhi keindahan dan ketahanan warna” jelas Reny Agustia, Brand General Manager, Kerastase Indonesia.
Head of Education Kérastase Indonesia, Sitoresmi, menjelaskan bahwa permasalahan rambut yang muncul akibat
proses pewarnaan disebabkan karena kondisi rambut yang menjadi lebih sensitif. Dari hasil analisa berkelanjutan
mengenai kesehatan rambut, Kérastase mengungkapkan bahwa musuh utama rambut yang diwarnai adalah air dan
kelembapan udara, paparan sinar (terutama UV), dan adanya agresi eksternal seperti styling.
Hasil analisa lanjutan juga menemukan adanya 3 lapisan kerusakan pada rambut yang diwarnai, yakni porositas serat rambut (Fiber Porosity) yang menyebabkan kerusakan, ujung bercabang dan mempercepat pemudaran warna, rambut kaku yang disebabkan oleh zat pewarna (Color-Induced Frizz) membuat rambut kering, kasar dan terlihat kusam, serta oksidasi rambut (Hair Oxidation) yang menyebabkan rambut berubah berwarna menjadi kemerahan/ tembaga.
BACA JUGA: Sering Dialami Penyintas, 5 Gejala Long Covid Ini Harus Anda Waspadai
“Kerastase, luxury professional haircare brand, terus berinovasi untuk mengembangkan formula terbaik guna
menghadirkan rangkaian perawatan rambut yang dapat menunjang kebutuhan masyarakat modern dan para penata
rambut profesional dunia. Dengan pemahaman yang mendalam tentang tantangan rambut yang diwarnai, Kerastase
Chroma Absolu kini hadir untuk konsumen kami di Indonesia yang secara khusus diformulasikan untuk rambut
berwarna sehingga menjaga intensitas warna dan melindungi rambut dari lapisan terluar hingga terdalam.
Konsumen dapat bebas memaksimalkan penampilan diri dengan pilihan warna rambut mereka.” jelas Reny.
Dia menambahkan, penelitian yang dilakukan oleh Kerastase menemukan bahwa kandungan acid ternyata tidak hanya bermanfaat untuk perawatan wajah, namun juga baik untuk perawatan rambut yang diwarnai. Kandungan acid membantu merangsang pergantian sel dan membantu memperbaiki tekstur.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Imigrasi Semarang mengungkap dugaan love scamming internasional. Empat WN China diamankan bersama ratusan ponsel dan perangkat elektronik.
Paus Leo XIV kembali menyerukan perdamaian di Timur Tengah dan mendesak semua pihak segera membuka kembali jalur dialog dan diplomasi.
Donald Trump membuka peluang kesepakatan damai dengan Iran, tetapi AS mengancam akan kembali menyerang jika negosiasi gagal.
KPK mendalami temuan uang di rumah Plt Gubernur Riau dalam penyidikan kasus dugaan pemerasan di Pemprov Riau.
Toy Story 5 dikabarkan menembus pendapatan global lebih dari USD1 miliar dan menjadi salah satu film terlaris 2026. Kesuksesan ini memperpanjang rekor waralaba
Ibu dan dua anak di Wates, Kulonprogo, tertimpa pohon tumbang akibat angin kencang saat mengendarai sepeda motor. Ketiganya dilarikan ke RSUD Wates.