Top 7 News Harianjogja.com Rabu 13 September 2023
Selamat pagi, semangat menjalani hari. Izin kirim kabar dari Bumi Mataram Ngayogyakarta Hadiningrat, heritage-nya Indonesia, rumahnya start up.
Ilustrasi kegiatan touring dengan menggunakan sepeda motor./Istimewa-Honda
Harianjogja.com, JOGJA-Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa warna cat bodi sepeda motor akan memudar seiring berjalannya waktu. Upaya untuk memertahankan warna ini bisa dibilang gampang-gampang susah, terutama karena menjaga kebersihan sepeda motor saja tidak cukup.
Technical Training Coordinator Astra Motor Yogyakarta Danang Priyo Kumoro memaparkan ada beberapa hal yang harus dihindari oleh pemilik sepeda motor agar warna sepeda motor kesayangannya semakin awet dan tidak cepat pudar.
Beberapa faktor yang menyebabkan warna cat bodi sepeda motor cepat pudar antara lain adalah,
Dalam jangka waktu yang lama, radiasi sinar ultraviolet (UV) dari matahari berpotensi merusak lapisan cat sepeda motor dan menyebabkan warna menjadi kusam. Sehingga sangat disarankan untuk memilih tempat parkir yang teduh. Biasanya cat yang kusam akibat paparan sinar matahari ini ditemukan pada sepeda motor yang biasa terparkir di area terbuka.
Gesekan terus menerus pada bodi sepeda motor berpotensi untuk menggerus lapisan cat sepeda motor. Biasanya cat yang kusam akibat gesekan terus menerus ini ditemukan pada sepeda motor yang sering digunakan untuk membawa barang berat dengan tas atau lapisan tambahan yang mengenai bodi sepeda motor.
Air hujan mengandung asam nitrat (HNO3) yang bisa merusak lapisan cat bodi motor. Hal tersebut dapat diperparah jika kita tinggal di perkotaan dengan polusi udara yang tinggi dimana kandungan zat asam nitrat lebih tinggi. Kondisi tersebut bisa mempercepat rusaknya lapisan cat sepeda motor serta mempercepat proses korosi pada komponen berbahan logam.
Tetesan atau tumpahan minyak rem pada bodi berpotensi merusak cat karena sifatnya yang mudah meresap ke permukaan cat. Tak cuma minyak rem, bahan bakar minyak dan thinner juga bisa membuat cat motor rusak.
Debu yang terlalu lama dibiarkan menempel pada bodi akan menurunkan kilap cat bodi motor. Selain itu, debu juga berpotensi membuat goresan halus atau baret yang pada akhirnya akan membuat daya kilap cat berkurang dan terlihat kusam.
Penggunaan sabun atau sampo yang kurang tepat juga bisa membuat warna cat bodi motor cepat pudar. Hal itu disebabkan oleh kandungan kimia yang keras di dalam sabun atau sampo yang bisa mempercepat proses pemudaran warna cat.
Proses pengeringan setelah dicuci yang dilakukan asal-asalan atau masih meninggalkan butiran air dan sabun bisa menimbulkan noda pada cat bodi sepeda motor. Dalam tahap yang lebih ekstrim, hal ini dapat mengakibatkan munculnya bercak-bercak bahkan berjamur di permukaan cat.
“Penting bagi pemilik sepeda motor untuk menghindari 7 hal tersebut agar cat bodi sepeda motor semakin awet dan kilapnya tahan lama. Selain itu jangan lupa untuk selalu menjaga kebersihan sepeda motor kesayangan.” tutup Danang Priyo Kumoro. *
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Selamat pagi, semangat menjalani hari. Izin kirim kabar dari Bumi Mataram Ngayogyakarta Hadiningrat, heritage-nya Indonesia, rumahnya start up.
Ribuan warga hadir dalam pengajian dan sholawatan HUT ke-110 Sleman. Bupati tekankan pembangunan spiritual dan kebersamaan.
Chelsea resmi menunjuk Xabi Alonso sebagai pelatih baru. Simak profil, kontrak, dan target The Blues di musim mendatang.
Westlife bakal konser di GBK Jakarta 2027. Simak jadwal presale, harga tiket lengkap, dan cara beli tiketnya di sini.
PSM vs PERSIB jadi laga penentu juara. Simak prediksi skor, susunan pemain, dan kondisi terbaru kedua tim di sini.
Sidang Isbat 1 Zulhijah 1447 H digelar hari ini oleh Kemenag. Cek jadwal lengkap dan link live streaming penetapannya.