Singapura Turun di Ranking FIFA Usai Kalah 0-6 dari Malaysia
Singapura kehilangan 4,74 poin dan turun di live ranking FIFA setelah kalah telak 0-6 dari Malaysia pada FIFA ASEAN Cup 2026.
Ello. /Ist-Instagram
Harianjogja.com, JOGJA — Penyanyi Marcello Tahitoe alias Ello telah resmi bergabung dengan grup band Dewa 19 sebagai vokalis. Pengumuman bergabungnya Ello diumumkan langsung melalui akun instagram Ello, Senin (28/2/2022).
Sebelum menyatakan bergabung, Ello sempat beberapa kali featuring bersama dengan Dewa 19. Salah satu lagu yang dibawakan oleh Ello bersama dengan Dewa 19 adalah Kau yang Kusayang.
Berikut lirik lagu ‘Kau yang Kusayang’— Dewa 19 Feat Ello
Cinta yang tulus di dalam hatiku
Telah bersemi karenamu
Hati yang suram kini tiada lagi
Telah bersinar karenamu
Semua yang ada padamu, oh
Membuat diriku tiada berdaya
Hanyalah bagimu, hanyalah untukmu
Seluruh hidup dan cintaku
Biarkan hujan membasahi bumi
Atau bulan yang tiada berseri
Namun jangan kau biarkan cintaku
Yang tulus suci hanya padamu
Semua yang ada padamu, oh
Membuat diriku tiada berdaya
Hanyalah bagimu, hanyalah untukmu
Seluruh hidup dan cintaku
Semua yang ada padamu, oh
Membuat diriku tiada berdaya
Hanyalah bagimu, hanyalah untukmu
Seluruh hidup dan cintaku
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Singapura kehilangan 4,74 poin dan turun di live ranking FIFA setelah kalah telak 0-6 dari Malaysia pada FIFA ASEAN Cup 2026.
Malioboro Run 4 Oktober berpotensi memicu kepadatan lalu lintas. KAI mengimbau penumpang Stasiun Yogyakarta dan Lempuyangan datang lebih awal.
Kebakaran TPA Jatibarang mulai terkendali, tetapi 20% titik api masih tersisa. Petugas terus mendinginkan tumpukan sampah hingga kedalaman 10 meter.
Kemkomdigi menilai notifikasi masa aktif belum cukup melindungi nilai ekonomi sisa kuota internet pelanggan sesuai amanat putusan MK.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 4 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak waktu berangkat, rute, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Polri menjelaskan alasan mutasi 88 pati dan pamen setelah Suyudi Ario Seto menjadi Kapolri sebagai bagian dari percepatan organisasi.