Hari Pertama Pimpin BGN, Sudaryono Minta Tinggalkan Persoalan Hukum
Sudaryono meminta jajaran BGN fokus membenahi tata kelola MBG dan tidak larut dalam persoalan hukum yang tengah diproses aparat.
Ilustrasi/Bisnis
Harianjogja.com, JAKARTA - Lemak visceral atau yang lebih dikenal dengan lemak perut merupakan lemak yang berperan dalam melindungi organ penting yang ada pada perut.
Akan tetapi, bila lemak perut ini terlalu banyak, mereka dapat memicu risiko penyakit yang mengancam jiwa, termasuk penyakit kardiovaskular.
Lantas, bagaimana caranya agar Anda bisa menghilangkan lemak perut ini?
Ahli diet dan kebugaran terdaftar Nataly Komova membagikan beberapa minuman yang perlu Anda hindari atau batasi bila Anda ingin menghilangkan lemak perut yang berlebih ini.
Kira-kira apa saja? Berikut daftar empat minuman yang perlu Anda hindari, melansir Eat This, Jumat (28/1/2022).
Soda diketahui dapat meningkatkan kadar kalori dan meningkatkan gula darah. Ini karena soda merupakan salah satu minuman yang tinggi akan gula tambahan. Komova menjelaskan, soda juga dapat memperlambat pembakaran kalori, yang mengarah pada akumulasi lebih banyak lemak visceral.
Lalu bagaimana dengan minuman soda diet? Ternyata minuman soda diet juga tidak dianjurkan. Sebuah studi dari Journal of American Geriatrics Society menemukan bahwa konsumsi soda diet dikaitkan dengan peningkatan lemak perut pada populasi yang lebih tua.
Sebetulnya, minum kopi hitam dengan sedikit krim dan gula tidak berbahaya untuk lemak perut. Namun, ini akan berbahaya bila Anda mengonsumsi kopi \'kekinian\' yang tinggi akan gula tambahan.
Komova mengatakan, minum kopi ini secara teratur, terutama saat Anda sedang stres, dapat meningkatkan hormon kortisol yang memicu pembentukan lemak perut.
"Jadi dengan banyak tambahan gula, ini dapat meningkatkan kadar kalori dan juga meningkatkan pembentukan dan akumulasi lemak perut," ungkapnya.
Ahli diet terdaftar Trista Best menjelaskan, selain memerhatikan jumlah alkohol yang dikonsumsi, Anda juga perlu memerhatikan jenis alkohol yang diminum dan campuran yang Anda tambahkan pada alkohol.
Dia menyarankan untuk memilih minuman rendah kalori dan rendah gula, daripada meminum minuman yang sudah dicampur karena ini cenderung memiliki kandungan gula yang tinggi dan hanya memberikan kalori ekstra.
Minum jus buah, terutama 100 persen buah, bisa menjadi bagian dari diet yang sehat. Akan tetapi, tidak semua jus dibuat sama sehingga sangat penting untuk memerhatikan jus yang Anda minum. Pasalnya, jus yang tidak mengandung 100 persen buah atau yang sudah dicampur dengan bahan-bahan lainnya, dapat menyebabkan lemak perut yang tidak diinginkan, akibat kandungan gula tambahan dan rendah serat yang ada pada jus biasa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Sudaryono meminta jajaran BGN fokus membenahi tata kelola MBG dan tidak larut dalam persoalan hukum yang tengah diproses aparat.
CEO Grammy Harvey Mason Jr. tanggapi keputusan BTS mundur dari Grammy 2027. Ia sedih tapi hormati, dan klarifikasi tujuan kategori Best Asian Pop.
KPK menetapkan empat tersangka dalam kasus OTT Pemalang, termasuk Bupati Pemalang Anom Widiyantoro dan seorang staf administrasi KPK. Penyidikan dilakukan dalam
Concacaf bergabung dengan UEFA mengkritik proposal FIFA Forward Enterprise. Transparansi dan proses konsultasi menjadi sorotan utama terhadap rencana bisnis bar
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkap dugaan satu grup penggilingan beras meraup keuntungan hingga Rp2 triliun per bulan. Kementan menyebut potensi k
Dubai meluncurkan program "A Dubai Invite" yang menawarkan hadiah hingga 3.000 dirham bagi warga yang mengajak wisatawan asing berkunjung.