Kemenkeu Kaji Skema Whoosh, Layanan Harus Tetap Berjalan
Kemenkeu masih mengkaji Whoosh untuk menjaga keberlanjutan layanan sekaligus mencari cara meminimalkan dampaknya terhadap beban fiskal.
Kardiovaskular/istimewa
Harianjogja.com, JAKARTA - Ada banyak penelitian yang telah menunjukkan bahwa tetap aktif secara fisik dapat bermanfaat bagi kesehatan Anda secara keseluruhan dalam jangka panjang. Sebuah penelitian, yang baru-baru ini diterbitkan dalam jurnal JAMA Internal Medicine juga menunjukkan hal yang serupa. Aktif secara fisik bisa memperlambat kematian.
Diperkirakan, 110.000 kematian di AS bisa dicegah setiap tahunnya, jika orang berusia 40 tahun menjadi lebih aktif secara fisik setiap harinya, menurut studi tersebut.
Dalam penelitian ini, para peneliti mempelajari keaktifan fisik dan tingkat kematian dalam populasi orang dewasa tertentu. Mereka juga memperkirakan jumlah kematian yang bisa dicegah setiap tahunnya dengan hanya sedikit peningkatan pada tingkat aktivitas fisik sedang hingga kuat. Demikian dilansir dari Eat This, Jumat (28/1/2022).
Data akselerometer digunakan untuk menganalisis korelasi antara aktivitas fisik dan kematian dalam sampel orang dewasa AS dan memperkirakan berapa banyak kematian yang dapat dicegah setiap tahun ketika menambahkan sedikit aktivitas fisik sedang hingga berat ke dalam aktivitas mereka.
Hasilnya, mereka menemukan bahwa dengan menambahkan aktivitas fisik 10 menit saja, mereka dapat menghentikan 110.000 kematian yang terjadi setiap tahunnya di AS.
BACA JUGA: Terpidana Kasus Korupsi Kredit Fiktik Bank Jogja Dijebloskan ke Penjara
Sepuluh menit tersebut bisa berupa berjalan kaki di kompleks perumahan atau bersepeda.
Studi tersebut juga menuturkan, jumlah kematian akan semakin menurun bila jumlah aktivitas fisik meningkat setiap hari menjadi 20 atau 30 menit.
Seiring bertambahnya usia, berbagai risiko penyakit juga ikut menghantui. Ini termasuk penyakit kardiovaskular, demensia, kecemasan, dan depresi.
Oleh karena itu, seorang profesor kedokteran di Stanford Medicine Randall Stafford menyarankan untuk rutin melakukan latihan inti, latihan kekuatan dan peregangan, untuk menjaga keseimbangan dan fleksibilitas, serta mengurangi hilangnya otot, terutama untuk individu berusia 40 tahun ke atas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Kemenkeu masih mengkaji Whoosh untuk menjaga keberlanjutan layanan sekaligus mencari cara meminimalkan dampaknya terhadap beban fiskal.
DPRD Kulonprogo meminta jaringan SPAM diperluas di kawasan Menoreh karena masih ada warga yang belum terjangkau air bersih.
Pengusaha logistik menyoroti fleksibilitas outsourcing dan PKWT dalam UU Ketenagakerjaan agar sesuai karakter industri yang dinamis.
BK DPRD Bantul menyatakan belum ada laporan pelanggaran berat anggota dewan sepanjang 2024-2026. Pelanggaran masih sebatas administrasi.
MK menilai gugatan syarat administrasi Gibran tidak relevan dan telah melampaui tahapan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2024.
Pew Research Center mencatat 10 negara dengan proporsi warga yang tidak berdoa setiap hari. Swedia tertinggi, disusul Hungaria dan Jerman.