HP Mulai Bermasalah? Kenali Gejalanya Sebelum Memutuskan Ganti
HP mulai bermasalah? Kenali tanda pada layar, baterai, dan suhu sebelum memutuskan mengganti perangkat.
Ilustrasi. /Everypixel
Harianjogja.com, JOGJA - Saat kita gemas terhadap bayi, maka tangan kita akan mencoba mencubit pipi bayi. Padahal, tindakan ini sangat berbahaya bagi kesehatan bayi. Sebab, semakin banyak yang mencubit pipi bayi maka risiko anak terinfeksi bakteri dan virus penyebab penyakit dari tangan yang kotor akan makin tinggi. Alhasil, sejumlah penyakit akan menulari bayi :
Pilek adalah infeksi virus yang menyerang hidung dan tenggorokan. Gejalanya yang paling umum adalah hidung tersumbat dan berair. Bayi dapat terinfeksi pilek salah satunya dari sentuhan orang yang membawa virus penyebab, baik dengan disentuh, dipeluk, diusap atau dicubit pipinya.Umumnya bayi mengalami pilek 6 hingga 8 kali pada tahun pertama kehidupannya.
Dermatitis atopik atau yang sering juga disebut sebagai eksim atopik adalah kondisi kulit yang umum terjadi pada anak dan bayi. Gejalanya berupa kulit yang terlihat kering, kemerahan dan gatal. Sekilas kondisi ini terlihat seperti alergi, tetapi sebenarnya bukan disebabkan oleh alergi.
Bayi sangat rentan tertular Covid-19 melalui cubitan pipi dan sentuhan orang lain. Terkadang virus menyebabkan gejala ringan atau tanpa gejala pada anak-anak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
HP mulai bermasalah? Kenali tanda pada layar, baterai, dan suhu sebelum memutuskan mengganti perangkat.
Ratusan peserta membersihkan Pantai Baru Bantul. Gerindra mendorong kebersihan menjadi budaya untuk mendukung pariwisata dan ekonomi hijau.
Asah Kreativitas Anak Sejak Dini, Alfamart dan Johnson’s Gelar Lomba Mewarnai di Graha Bung Karno Klaten
Polres Wonosobo menggelar patroli skala besar pada malam libur untuk mengantisipasi balap liar dan berbagai potensi gangguan kamtibmas.
Penempatan manajer KopDes Merah Putih mempertimbangkan kesiapan titik, kuota, kapasitas wilayah, domisili, dan kebutuhan nasional.
Pengusaha Indonesia memiliki waktu sekitar 3 bulan menyiapkan standar Eropa sebelum IEU-CEPA ditargetkan berlaku awal 2027.