Bahaya Cubit Pipi Bayi

Jumali
Jumali Senin, 17 Januari 2022 05:27 WIB
Bahaya Cubit Pipi Bayi

Ilustrasi. /Everypixel

Harianjogja.com, JOGJA - Saat kita gemas terhadap bayi, maka tangan kita akan mencoba mencubit pipi bayi. Padahal, tindakan ini sangat berbahaya bagi kesehatan bayi. Sebab, semakin banyak yang mencubit pipi bayi maka risiko anak terinfeksi bakteri dan virus penyebab penyakit dari tangan yang kotor akan makin tinggi. Alhasil, sejumlah penyakit akan menulari bayi :

- Pilek

Pilek adalah infeksi virus yang menyerang hidung dan tenggorokan. Gejalanya yang paling umum adalah hidung tersumbat dan berair. Bayi dapat terinfeksi pilek salah satunya dari sentuhan orang yang membawa virus penyebab, baik dengan disentuh, dipeluk, diusap atau dicubit pipinya.Umumnya bayi mengalami pilek 6 hingga 8 kali pada tahun pertama kehidupannya.

-Dermatitis atopik

Dermatitis atopik atau yang sering juga disebut sebagai eksim atopik adalah kondisi kulit yang umum terjadi pada anak dan bayi. Gejalanya berupa kulit yang terlihat kering, kemerahan dan gatal. Sekilas kondisi ini terlihat seperti alergi, tetapi sebenarnya bukan disebabkan oleh alergi.

- Covid-19


Bayi sangat rentan tertular Covid-19 melalui cubitan pipi dan sentuhan orang lain. Terkadang virus menyebabkan gejala ringan atau tanpa gejala pada anak-anak.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online