Konflik Agraria di Film Ben & Jody

Jumali
Jumali Minggu, 16 Januari 2022 08:47 WIB
Konflik Agraria di Film Ben & Jody

Ben & Jody / Instagram : Anggasasongko

Harianjogja.com, JOGJA - Konflik agraria biasanya jarang diangkat dalam sebuah film. Namun, tidak dengan film Ben & Jody. Film karya karya Angga Dwimas Sasingko dibawah rumah produksi Visinema Pictures ini memilih tema konflik agraria yang umumnya terjadi di masyakarakat.

Film yang akan resmi tayang pada 27 Januari mendatang ini sejatinya merupakan lanjutan dari film Filosofi Kopi yang diangkat dari karya novel dari Dee Lestari. Hanya saja, berbeda dengan film sebelumnya, Film Ben & Jody merupakan pengembangan cerita karakter dari film terdahulunya (Filosofi Kopi) yaitu Ben & Jody. Film ini juga dipenuhi dengan cerita laga penuh aksi yang menegangkan.

Film Ben & Jody bercerita mengenai Ben (Chicco Jerikho), seorang pemuda yang memutuskan keluar dari filosofi kopi dan tinggal di kampung. Di desanya, Ben aktif membela warga desa yang terjerat konflik agraria. Ben selalu berusaha membela warga yang lahannya dirampas oleh perusahaan.

Konflik agraria yan terjadi berawal dari geng preman hutan (Yayan Ruhian) kerap membuka lahan baru. Dalam perkembangannya, aksi geng preman itu menjadi konflik dengan warga desa.

Film Ben & Jody tak hanya menyuguhkan konflik agraria antara warga desa dengan perusahaan. Akan tetapi juga masalah lahan adat dan cara warga mempertahankannya.

Mau tahu bagaimana keseruannya, simak film Ben dan Jody di bioskop, 27 Januari 2022 mendatang.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online