Penimbunan 400.000 Liter Solar Subsidi di Semarang Terbongkar, Hambat Distribusi BBM
ESDM mengamankan penimbunan 400.000 liter solar subsidi di Semarang yang diduga akan dijual ke sektor industri, perkebunan, dan pertambangan.
Ilustrasi/Slideshare
Harianjogja.com, JAKARTA - Meskipun Anda berusaha untuk tetap tenang saat berada di tengah perdebatan yang sengit, tidak mudah untuk mempertahankan kesabaran Anda. Terkadang, emosi yang sudah Anda pendam sejak lama seringkali bisa meledak.
Akan tetapi, memiliki sifat mudah marah bisa berakibat buruk terhadap hubungan, kesejahteraan dan tingkat stres Anda, yang pada akhirnya meninggalkan Anda dengan energi negatif.
Alih-alih fokus pada \'berpikir sebelum berbicara\', Anda perlu melawan keinginan untuk \'meledak-ledak\' jika Anda ingin mengendalikan sifat Anda satu ini.
Untuk membantu mengendalikan sifat pemarah dan mudah kesal, pakar empati dan pendiri serta CEO Curiosity Lab dan Actually Curious Michael Tennant membagikan tiga tips untuk mengendalikannya, melansir Well and Good, Kamis (30/12/2021).
Langkah pertama yang bisa Anda coba untuk menangani sumbu pendek adalah dengan mengenalinya dan mengakui efek buruknya untuk Anda. Dari sana, tentukan tingkat rasa hormat yang dirasa pantas dan ingin Anda terima dari orang lain, tetapi Tennant menyarankan agar rasa hormat harus berjalan dua arah dan saling menguntungkan.
Dengan membangun harapan untuk saling menghormati, ini akan membantu Anda berusaha untuk lebih sadar pada saa toleransi dan emosi Anda mulai bergejolak.
Nah, Anda bisa menuliskan pemikiran Anda dalam jurnal dan buat langkah-langkah tindakan yang solid untuk bisa menahan reaksi agresif dan langsung Anda, demi reaksi yang sesuai dengan batasan yang telah Anda buat pada jurnal Anda. Jangan lupa, pantau kemajuan dan tuliskan pencapaian apapun, yang bisa Anda lihat kembali selama masa-masa sulit.
Memang hampir mustahil bisa menangkal rasa marah dan kesal saat Anda terjebak dalam kemarahan. Tetapi, dengan latihan Anda bisa melakukannya. Setiap kali Anda mengalami sumbu pendek, ajukan pertanyaan ini kepada diri Anda "Apa yang coba dilindungi oleh kemarahan?" dan luangkan waktu Anda sejenak untuk merenungkan jawabannya.
Cari tahu akarnya. Tuliskan di jurnal, bila itu membantu Anda, Dengan menghilangkan kesalahan dari \'penerima\', Anda bisa lebih berbelas kasih terhadap mereka dan menjinakkan pemicu sumbu pendek.
Bagikan tujuan Anda dengan teman dekat, keluarga atau semua orang yang sering berinteraksi dengan Anda. Jelaskan kepada mereka, bahwa Anda sadar dengan kebiasaan ini dan berusaha untuk memroses emosi Anda dengan lebih efisien untuk menyelesaikan konflik tanpa menggunakan kata-kata kasar atau kekerasan.
Beri kesempatan kepada mereka untuk mengajar Anda menjadi lebih baik, berdasarkan pengetahuan dan pengalaman mereka sendiri. Salurkan empati untuk Anda dan orang lain, karena Anda juga manusia dan pantas mendapatkan kesabaran dan kasih sayang. Juga, jangan menjadi kritikus untuk diri Anda sendiri, karena self-talk negatif bisa menjadi bumerang dan memperlambat kemajuan Anda.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
ESDM mengamankan penimbunan 400.000 liter solar subsidi di Semarang yang diduga akan dijual ke sektor industri, perkebunan, dan pertambangan.
Barcelona menang 6-1 atas Deportivo Alaves di Liga Spanyol. Raphinha dan Lamine Yamal masing-masing mencetak dua gol.
Sejumlah musisi dan UMKM mundur dari Rans Carnival. Kapolresta Sleman membantah isu pengerahan massa dan pembagian uang Rp50.000.
Bayern Munich ditahan Borussia Dortmund 2-2 dalam Der Klassiker. Fabio Silva menjadi penentu setelah gol Konrad Laimer dan Upamecano.
Bapanas menyebut dugaan pengoplosan 600 ton beras SPHP berpotensi merugikan negara Rp3,3 miliar akibat subsidi tak sampai ke masyarakat.
AC Milan mengalahkan Inter Milan 3-1 dalam Derby della Madonnina. Christian Pulisic, Adrien Rabiot, dan Diego Moreira menjadi pencetak gol.