Suhu Global Naik Bisa Lewati 1,5 Derajat, Risiko Bencana Meningkat
UNEP memproyeksikan suhu global melampaui 1,5 derajat Celsius dalam beberapa tahun ke depan, meningkatkan risiko bencana dan ancaman kesehatan.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA - Sudah menjadi kebiasaan bahwa saat perayaan Natal, orang memiliki kecenderungan untuk makan berlebihan, baik cemilan, makan besar atau minuman manis.
Dilansir Indian Express, Minggu, The British Dietetic Association memperkirakan bahwa pada hari Natal saja orang mungkin mengkonsumsi sekitar 6.000 kalori dan sebagian besar terjadi saat malam Natal.
Makan berlebihan ini akan terus berlanjut hingga perayaan Tahun Baru. Tidak heran jika rata-rata orang dewasa bobot tubuhnya akan bertambah sekitar 0,5-1kg selama liburan Natal.
Meskipun kedengarannya tidak banyak, berat badan yang diperoleh selama musim perayaan tidak selalu hilang di tahun baru.
Kenaikan berat badan berlebih ini selama bertahun-tahun dapat menyebabkan beberapa orang menjadi kelebihan berat badan atau obesitas, yang mampu meningkatkan risiko berbagai kondisi, termasuk kanker, diabetes, hipertensi, atau stroke.
Penelitian menunjukkan bahwa memberi orang informasi tentang berapa menit berjalan (atau berlari) yang diperlukan untuk membakar kalori dari makanan atau minuman dapat membantu orang makan lebih sedikit dan menghindari kenaikan berat badan saat Natal. Jadi, berapa banyak berjalan yang perlu Anda lakukan untuk membakar makan malam Natal?
Untuk orang dewasa dengan berat 84 kg, dibutuhkan sekitar 12 jam berjalan mondar-mandir (sekitar empat mil per jam) untuk membakar kalori dari makan malam Natal rata-rata. Ini setara dengan berjalan kaki sekitar 50 mil. Atau, jika Anda mau, Anda bisa jogging selama sekitar lima sampai enam jam.
Tentu saja, jumlah kalori dalam makan malam akan bergantung pada makanan apa yang Anda makan, bagaimana proses masaknya.
Misalnya, jika Anda melewatkan sesi camilan dan hidangan pembuka sebelum makan makan serta hanya mengkonsumsi pencuci mulut bersama dua gelas anggur, mungkin makan malam Anda hanya mengandung sekitar 2.080 kalori.
Untuk seseorang dengan berat 84kg, ini hanya akan memakan waktu sekitar enam setengah jam berjalan untuk membakarnya.
Jumlah aktivitas fisik yang perlu Anda lakukan untuk membakar makan malam juga akan bergantung pada banyak faktor seperti usia, jenis kelamin, dan berat badan.
Meskipun berjalan selama 12 jam berturut-turut bukanlah sesuatu yang ingin dilakukan siapa pun selama liburan, ada banyak cara mudah untuk menyelipkan aktivitas fisik setiap hari.
Misalnya, cobalah berjalan ke toko daripada menggunakan mobil atau motor. Anda juga bisa bersepeda di sekitar lingkungan tempat tinggal.
Beberapa cara mudah lainnya untuk mengurangi kalori selama liburan termasuk mengemil dengan bijak, dan berhati-hati dengan porsi Anda. Jika Anda mendapati bahwa berat badan bertambah setelah Natal, jangan berkecil hati dan cobalah untuk fokus mengurangi camilan, dan tetapkan tujuan untuk mengembalikan berat badan seperti semula.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
UNEP memproyeksikan suhu global melampaui 1,5 derajat Celsius dalam beberapa tahun ke depan, meningkatkan risiko bencana dan ancaman kesehatan.
Eksplorasi panas bumi Gunung Ungaran menuai kekhawatiran. Pemerintah memastikan kajian lingkungan dan Candi Gedong Songo menjadi perhatian.
Komdigi memberi batas 28 September 2026 bagi operator untuk menyediakan perlindungan sisa kuota internet sesuai putusan MK.
TPA Putri Cempo Solo terbakar pada Rabu malam. Petugas pemadam dikerahkan dari sisi utara dan barat untuk menangani kebakaran.
KY merespons desakan moratorium seleksi hakim agung dan hakim ad hoc MA 2026 serta menegaskan mandat konstitusional tetap dijalankan.
Kunjungan wisatawan ke Kaliurang mencapai 417.291 orang hingga Agustus 2026, dengan jumlah tertinggi tercatat pada Mei.