OPINI: Apoteker Masa Depan Tidak Cukup Hanya Pintar tentang Obat
Pendidikan farmasi perlu menyiapkan apoteker masa depan yang kuat dalam ilmu, kolaborasi, literasi digital, AI, inovasi, kepemimpinan, dan perspektif One Health
Secangkir teh hijau/istimewa
Harianjogja.com, JAKARTA - Sakit tenggorokan menjadi kondisi yang tidak mengenakkan. Biasanya, Anda akan merasakan gatal dan iritasi, serta akan terasa lebih buruk saat Anda menelan.
Penyebab paling umum sakit tenggorokan adalah infeksi virus seperti pilek atau flu. Tidak seperti radang tenggorokan yang disebabkan oleh infeksi bakteri dan memerlukan pengobatan, sakit tenggorokan bisa sembuh dengan sendirinya. Ada satu obat sederhana yang bisa membantu mempercepat proses penyembuhan, yaitu dengan menyeruput teh.
Ahli THT dan alergi yang dilatih Harvard Medical School dan Mayo Clinic Shawn Nasseri menjelaskan, teh hangat membuat pembuluh tenggorokan dan otot lebih terbuka dan rileks, sehingga sangat baik digunakan untuk meredakan sakit tenggorokan.
Memilih teh hangat, katanya, akan lebih menenangkan daripada memilih es kirim atau minuman dingin lainnya. Ini karena terkadang, minuman dingin bisa menyebabkan tenggorokan menjadi kejang, yang pastinya akan membuat Anda tidak nyaman.
Beberapa penelitian ilmiah menunjukkan satu hal khusus yang sangat membantu dalam menyembuhkan sakit tenggorokan. Dilansir dari Well and Good, Selasa (21/12/2021), satu studi terkontrol acak tersamar ganda menemukan bahwa teh yang dibuat, terutama dengan akar licorice lebih efektif dalam meminimalkan rasa sakit daripada teh plasebo yang memiliki rasa yang serupa.
Baca juga: Apakah Rambut Rontok Bisa Tumbuh Lagi? Ini Kata Pakar
Akar licorice mengandung glycyrrhizin yang memiliki sifat antioksidan dan anti-inflamasi yang dapat membantu meredakan sakit tenggorokan. Selain itu, licorice memiliki sifat antivirus dan antimikroba alami yang baik untuk membantu mengatasi rasa sakit dan iritasi yang disebabkan oleh sakit tenggorokan.
Licorice memang sudah lama digunakan dalam pengobatan Ayurveda karena sifat penyembuhannya ini. Akan tetapi, sama seperti hal-hal lainnya, licorice tidak boleh diminum berlebihan.
Food and Drug Administration (FDA) merekomendasikan untuk tidak meminum lebih dari dua sampai empat ons akar licorice per hari karena bisa menimbulkan berbagai efek samping jika overdosis.
Nasseri menambahkan, penting untuk berhati-hati saat mencampurkan berbagai herbal untuk menghindari efek samping yang tidak diinginkan.
Anda tidak suka rasa licorice? Tidak masalah. Meskipun teh akar licorice mungkin merpakan teh terbaik untuk sakit tenggorokan, mereka bukanlah satu-satunya. Masih banyak teh lain yang bisa diminum untuk meredakan sakit tenggorokan. Misalnya, Nasseri menyarankan chamomile, kapulaga, mint dan echinacea.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Pendidikan farmasi perlu menyiapkan apoteker masa depan yang kuat dalam ilmu, kolaborasi, literasi digital, AI, inovasi, kepemimpinan, dan perspektif One Health
Jadwal KA Bandara YIA Rabu 7 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap di sini.
Jadwal KRL Solo-Jogja dari Stasiun Palur pada Rabu 7 Oktober 2026 tersedia mulai pagi. Simak jadwal lengkap di tiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 7 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif KRL sebesar Rp8.000.
Pemkab Magelang menyiapkan 70 SPKL mobil dan 74 battery swap station untuk memperkuat ekosistem kendaraan listrik dan pariwisata.
PHRI Sleman dan DP3 membangun sistem informasi pemasaran untuk mempertemukan supplier produk lokal dengan pelaku usaha.