Tiga Pemuda Ngawi Ditahan dalam Kasus Kekerasan Seksual Anak
Polres Ngawi menahan tiga tersangka kasus dugaan kekerasan seksual terhadap dua anak di bawah umur. Polisi menegaskan perlindungan korban menjadi prioritas.
Secangkir teh hijau/istimewa
Harianjogja.com, JAKARTA - Sakit tenggorokan menjadi kondisi yang tidak mengenakkan. Biasanya, Anda akan merasakan gatal dan iritasi, serta akan terasa lebih buruk saat Anda menelan.
Penyebab paling umum sakit tenggorokan adalah infeksi virus seperti pilek atau flu. Tidak seperti radang tenggorokan yang disebabkan oleh infeksi bakteri dan memerlukan pengobatan, sakit tenggorokan bisa sembuh dengan sendirinya. Ada satu obat sederhana yang bisa membantu mempercepat proses penyembuhan, yaitu dengan menyeruput teh.
Ahli THT dan alergi yang dilatih Harvard Medical School dan Mayo Clinic Shawn Nasseri menjelaskan, teh hangat membuat pembuluh tenggorokan dan otot lebih terbuka dan rileks, sehingga sangat baik digunakan untuk meredakan sakit tenggorokan.
Memilih teh hangat, katanya, akan lebih menenangkan daripada memilih es kirim atau minuman dingin lainnya. Ini karena terkadang, minuman dingin bisa menyebabkan tenggorokan menjadi kejang, yang pastinya akan membuat Anda tidak nyaman.
Beberapa penelitian ilmiah menunjukkan satu hal khusus yang sangat membantu dalam menyembuhkan sakit tenggorokan. Dilansir dari Well and Good, Selasa (21/12/2021), satu studi terkontrol acak tersamar ganda menemukan bahwa teh yang dibuat, terutama dengan akar licorice lebih efektif dalam meminimalkan rasa sakit daripada teh plasebo yang memiliki rasa yang serupa.
Baca juga: Apakah Rambut Rontok Bisa Tumbuh Lagi? Ini Kata Pakar
Akar licorice mengandung glycyrrhizin yang memiliki sifat antioksidan dan anti-inflamasi yang dapat membantu meredakan sakit tenggorokan. Selain itu, licorice memiliki sifat antivirus dan antimikroba alami yang baik untuk membantu mengatasi rasa sakit dan iritasi yang disebabkan oleh sakit tenggorokan.
Licorice memang sudah lama digunakan dalam pengobatan Ayurveda karena sifat penyembuhannya ini. Akan tetapi, sama seperti hal-hal lainnya, licorice tidak boleh diminum berlebihan.
Food and Drug Administration (FDA) merekomendasikan untuk tidak meminum lebih dari dua sampai empat ons akar licorice per hari karena bisa menimbulkan berbagai efek samping jika overdosis.
Nasseri menambahkan, penting untuk berhati-hati saat mencampurkan berbagai herbal untuk menghindari efek samping yang tidak diinginkan.
Anda tidak suka rasa licorice? Tidak masalah. Meskipun teh akar licorice mungkin merpakan teh terbaik untuk sakit tenggorokan, mereka bukanlah satu-satunya. Masih banyak teh lain yang bisa diminum untuk meredakan sakit tenggorokan. Misalnya, Nasseri menyarankan chamomile, kapulaga, mint dan echinacea.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Polres Ngawi menahan tiga tersangka kasus dugaan kekerasan seksual terhadap dua anak di bawah umur. Polisi menegaskan perlindungan korban menjadi prioritas.
Beban pegawai dalam APBN 2025 mencapai Rp512,60 triliun, naik 7,58% dibandingkan 2024. Polri, Kemenhan, dan Kemenag menjadi instansi dengan beban pegawai terbes
FIFA resmi meluncurkan FIFA ASEAN Cup 2026 yang masuk kalender resmi FIFA. Indonesia menjadi tuan rumah Premier Division dengan hadiah juara mencapai US$1 juta.
Pengiriman chipset smartphone global turun 15% di semester I-2026. Qualcomm dan MediaTek tertekan, Apple & Samsung naik. Simak analisis lengkap Counterpoint!
Indonesia menempati peringkat kedua dunia sebagai negara dengan jumlah universitas terbanyak, mencapai 3.277 kampus. Simak daftar lengkap 10 negara teratas.
Putri Kusuma Wardani bertahan di peringkat 6 dunia BWF per 30 Juli 2026. Pebulu tangkis Indonesia itu hanya terpaut 565 poin dari posisi lima besar yang ditempa