Honda Terseret Kerugian Rp45,9 Triliun Akibat EV
Honda mencatat rugi pertama sejak IPO akibat EV. Kerugian capai Rp45,9 triliun, proyek Kanada ditunda, target EV diubah.
Foto ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA-Seorang ibu terkadang merasakan tidak nyaman saat menyusui, bisa karena rasa sakit atau perubahan bentuk payudaranya.
Karena itu, beberapa ibu menyusui membutuhkan solusi untuk mengatasi masalahnya tersebut, seperti memakai bantalan payudara, pompa payudara, waslap dan lainnya.
Ada pula yang percaya bahwa daun kubis bisa membantu mengurangi rasa sakit pada payudara ketika menyusui. Ibu menyusui yang mencoba menyapih anaknya juga percaya bahwa menggunakan daun kubis bisa membantu mengurangi suplai ASI dan pembengkakan payudara.
Pembengkakan payudara merupakan masalah umum yang dialami oleh ibu menyusui. Pada masa pascapersalinan, payudara juga bisa membesar saat menyusui.
Hal ini terjadi karena ada peningkatan aliran darah ke payudara. Jika ASI tidak terkuras dengan baik, kondisi ini bisa menyebabkan banyak ketidaknyamanan dan rasa sakit.
Baca juga: Kenali Efek Positif dan Negatif dari Minum Susu
Pada akhirnya, kondisi ini bisa menyebabkan infeksi bakteri yang disebut mastitis yang mengakibatkan demam. Tapi, apakah daun kubis bisa meredakan rasa sakit pada payudara karena menyusui?
Daun kubis memiliki sifat pendinginan yang bisa membantu mempercepat penyapihan, menghentikan laktasi tepat waktu dan meringankan masalah yang terkait dengan pembengkakan payudara.
Meskipun penelitian mengenai hal ini masih sangat terbatas, bukti anekdotal memang mendukung efektivitas daun kubis untuk meredakan rasa sakit pada payudara.
Selain itu, daun kubis juga mengandung beberapa asam amino esensial yang dapat membantu meningkatkan aliran darah ke payudara, mengurangi peradangan yang mungkin menyebabkan rasa sakit serta mengurangi sumbatan.
Para peneliti juga telah menetapkan bahwa daunnya memiliki manfaat tambahan yang membantu mengatasi rasa sakit dan ketidaknyamanan menyusui.
Hindari saat Kulit Memar
Namun dilansir dari Times of India, penggunaan daun kubis hanyalah pengobatan rumahan yang disarankan dari satu ibu ke ibu lainnya. Metode ini bukan direkomendasikan oleh badan kesehatan secara resmi.
Meskipun manfaat daun kubis ini diakui, pengobatan alami ini lebih baik tidak dilakukan ketika kulit memar atau pecah-pecah dan puting berdarah. Sebaiknya, daun kubis dipotong-potong dan dioleskan pada bagian payudara yang tidak terluka atau memar.
Jika Anda memiliki riwayat atau kepekaan terhadap kubis, jangan mencoba ini. Konsultasikan dengan dokter sebelum mencobanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Honda mencatat rugi pertama sejak IPO akibat EV. Kerugian capai Rp45,9 triliun, proyek Kanada ditunda, target EV diubah.
Trump minta China dan Taiwan menahan diri di tengah ketegangan. AS belum pastikan kirim senjata ke Taipei dan soroti chip Taiwan.
Okupansi hotel Jogja naik hingga 70% saat long weekend. PHRI DIY ungkap tren booking mendadak dan imbau wisatawan waspada penipuan.
Serabi 2026 bantu lebih dari 1.800 UMKM perempuan memahami bisnis digital, strategi harga, dan pengembangan usaha berbasis data.
Prabowo minta TNI-Polri bersih dari praktik ilegal, tegaskan larangan backing judi, narkoba, dan penyelundupan.
Perdagangan hewan kurban Bantul naik jelang Iduladha 2026, omzet pedagang diprediksi tumbuh hingga 40 persen.