Tiga Pemuda Ngawi Ditahan dalam Kasus Kekerasan Seksual Anak
Polres Ngawi menahan tiga tersangka kasus dugaan kekerasan seksual terhadap dua anak di bawah umur. Polisi menegaskan perlindungan korban menjadi prioritas.
Ilustrasi orang minum air/istimewa
Harianjogja.com, JAKARTA - Tubuh membutuhkan asupan cairan untuk mencegah tubuh dari kekurangan cairan atau dehidrasi. Inilah alasan mengapa kita perlu mengonsumsi air putih delapan gelas setiap harinya, atau setara dengan 2 liter air.
Tidak hanya itu, mengonsumsi air putih secara rutin juga bermanfaat untuk kesehatan kulit, menjaga konsentrasi, menurunkan berat badan, menjaga kesehatan pencernaan, hingga mencegah batu ginjal.
Namun, bagaimana cara mengetahui bahwa Anda sudah minum cukup air dalam sehari?
Stuart Galloway, seorang profesor dalam Fisiologi Latihan di Universitas Stirling mengatakan, Anda dapat mengetahuinya dengan mulai menghitung berapa kali Anda buang air kecil di siang hari.
“Jika Anda pergi lima atau enam kali per hari, atau mungkin hingga tujuh kali per harinya, maka Anda mungkin sudah minum cukup air,” kata Galloway, melansir Express, Jumat (19/11/2021).
“Jika Anda hanya pergi tiga atau empat kali sehari untuk buang air kecil, maka Anda mungkin tidak cukup minum. Dan jika Anda pergi lebih dari tujuh atau delapan kali per hari, maka Anda mungkin minum terlalu banyak,” tambahnya.
Jadi, apapun yang lebih atau kurang dari lima dan tujuh kali bisa menjadi pertanda bahwa Anda perlu menambahkan atau mengurangi beberapa gelas air.
Mungkin selama ini kita mengira, asalkan kita minum banyak air, itu sudah cukup. Tetapi, faktanya minum banyak air justru tidak memberikan manfaat kesehatan apapun.
Dr Michael Mosley, pemandu acara di podcast Just One Thing BBC mengatakan, gagasan lama bahwa kita harus minum delapan gelas air sehari berasal dari dewan kesehatan dan gizi AS pada tahun 1945.
“Dan itu tidak didasarkan pada penelitian apapun,” katanya.
Jika Anda bertanya-tanya apakah Anda bisa minum minuman selain air untuk tetap terhidrasi, susu mungkin bisa menjadi pilihan.
“Apa yang kami temukan dalam penelitian itu adalah jika Anda minum satu liter susu, Anda akan menahannya lebih lama,” kata Galloway.
Artinya, susu memiliki efek hidrasi yang lebih lama jika dibandingkan dengan banyak minuman lain. Jadi, susu bisa menjadi pilihan selain air, tetapi Mosley mengingatkan bahwa ini bukanlah pilihan yang tepat jika Anda mencoba menurunkan berat badan karena profil kalori susu yang tinggi.
Bagaimana dengan kopi dan teh?
Meskipun beberapa cangkir pertama kopi dan teh dapat membantu menghidrasi, Mosley mengatakan, sebuah penelitian menunjukkan, ada titik kritis dimana minuman ini mulai menjadi diuretik.
“Dan Anda sebenarnya kehilangan lebih banyak air daripada yang Anda dapatkan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Polres Ngawi menahan tiga tersangka kasus dugaan kekerasan seksual terhadap dua anak di bawah umur. Polisi menegaskan perlindungan korban menjadi prioritas.
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Sleman kembali membuka layanan SIM Keliling.
Polres Gunungkidul kembali membuka layanan SIM Keliling pada hari ini.
30 Juli: Hari Ikrar Pramuka, Hari Persahabatan Sedunia, Hari Anti Perdagangan Manusia, dan Hari Snorkeling. Simak sejarah dan makna peringatan ini!
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa