Anggaran Paskibraka Jateng Dipangkas, Kuota Tetap 45 Orang
Anggaran Paskibraka Jateng 2026 turun menjadi Rp500 juta-Rp600 juta. Kuota 45 peserta tetap dipertahankan untuk upacara HUT RI.
Hari Jomblo ini dijadikan sebagai tanggal merah, sehingga bisa dimanfaatkan oleh orang-oranguntuk bertemu, liburan dan juga bersosialisasi di lokasi pesta. Beberapa perempuan sedang makan bersama./ilustrasi
Harianjogja.com, JAKARTA – 11 November menjadi Hari Jomlo Sedunia yang dijadikan hari libur di negara China. China merupakan negara yang memiliki generasi muda produktif dan berkualitas.
Banyak orang-orang muda di China yang lebih memilih membangun karir yang cemerlang dan melajang. Terkadang, pekerja yang muda tidak memiliki hari libur untuk sekadar memikirkan hubungan asmara.
Sejarah Hari Jomlo Sedunia
Singles Day (Hari Jomlo) telah menjadi hari libur China bagi masyarakat China. Ini bermula dari para lajang di Universitas Nanjing yang merayakan masa-masa lajang pada 11 November, sekitar tahun 1990-an.
Pada saat itu, ada 4 orang single yang ikut mencetuskan hari jomblo. Tanggal 11.11 ini mewakili 4 orang single yang dilakukan pada 11 November.
Kemudian, ide ini menyebar ke berbagai universitas dan akhirnya menjadi budaya utama. Hari Jomblo ini juga berkembang dari waktu ke waktu sebagai sesuatu yang dapat dinikmati oleh pria dan wanita.
Hari Jomblo ini dijadikan sebagai tanggal merah, sehingga bisa dimanfaatkan oleh orang-orang untuk bertemu, liburan dan juga bersosialisasi di pesta. Tanggal 11.11 juga menjadi hari belanja populer di China.
Pada tahun 2017, Alibaba Group, konglomerat e-commerce memperoleh lebih dari US$25 miliar dari hasil penjualan online dan memecahkan rekor sebelumnya sebesar US$17,6 miliar pada tahun 2016.
Apa Itu Hari Jomblo Sedunia?
Banyak orang merasa sedih karena menjadi lajang. Mereka pikir itu adalah hal yang negatif. Padahal, saat menjadi lajang, Anda bisa fokus pada diri sendiri.
Saat dalam status jomblo, maka Anda bisa belajar mencintai diri sendiri sebelum Anda bisa mencintai orang lain, bukan? Menjadi lajang membuat Anda lebih fokus pada diri sendiri.
Cara Merayakan Hari Jomblo
Di China, para jomlo mengadakan pesta makan malam, mencari kawan melalui situs kencan, dan juga berbelanja melalui situs online.
Selain itu, masyarakat di China juga merayakan Hari Jomblo sedunia dengan cara menggunakan hashtag #SinglesDay di media sosial.
Ada juga para jomblo yang menikmati 11 November dengan cara menikmati santapan lezat, olahraga, dan menonton film. Cara hebat lain yang dapat Anda lakukan adalah dengan menulis daftar penghargaan bagi diri sendiri untuk merayakan Hari Jomblo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Anggaran Paskibraka Jateng 2026 turun menjadi Rp500 juta-Rp600 juta. Kuota 45 peserta tetap dipertahankan untuk upacara HUT RI.
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bersama DPRD DIY terus menggaungkan semangat literasi melalui bedah buku Homepower
Pendapatan transfer Kulonprogo turun Rp114,66 miliar pada APBD Perubahan 2026. DPRD meminta Pemkab mengubah strategi fiskal.
Sejumlah investor menggugat Selena Gomez terkait startup kesehatan mental Wondermind. Mereka menuding ada penyesatan informasi bisnis dan menuntut pengembalian
Penyalahgunaan narkoba tidak hanya berdampak pada orang yang mengonsumsinya, tetapi juga dapat menyeret keluarga hingga lingkungan sekitar.
Polresta Cilacap mengungkap dugaan pencabulan dan persetubuhan terhadap anak dengan 24 korban selama 11 tahun. Polisi membuka posko pengaduan.