Gunung Sinabung Erupsi, 21 Penerbangan Kualanamu Dibatalkan
Erupsi Gunung Sinabung berdampak pada 21 penerbangan dari dan menuju Bandara Kualanamu pada 31 Agustus-1 September 2026.
Cek kadar gula darah/mirror.co.uk
Harianjogja.com, JAKARTA – Diabetes merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan meningkatnya kadar gula darah hingga di atas nilai normal. Ada dua jenis utama diabetes, yaitu diabetes tipe 1 dan tipe 2.
Pada diabetes tipe 1, pankreas tidak memproduksi cukup insulin. Mengutip Halodoc, gangguan ini disebabkan sistem kekebalan tubuh yang biasanya menyerang virus atau bakteri berbahaya lainnya, justru menyerang dan menghancurkan sel penghasil insulin.
Sedangkan pada diabetes tipe 2, dinding sel tidak peka terhadap insulin, sehingga glukosa tidak dibawa masuk ke dalam sel. Kondisi ini dikenal juga sebagai resistensi insulin.
dr. Eddy Kristianto, peneliti herbal Indonesia menjelaskan, komplikasi diabetes terjadi akibat rusaknya pembuluh darah akibat glukosa yang tinggi di dalam darah.
“Kerusakan pembuluh darah mengakibatkan gagal ginjal, buta, stroke, serangan jantung, kesemutan dan mati rasa,” kata dr. Eddy melalui akun Instagramnya @dr.eddykristianto, Kamis (21/10/2021).
Diabetes tipe 1 dan tipe 2 memiliki penyebab yang berbeda. Diabetes tipe 1 misalnya, disebabkan oleh faktor keturunan, usia dan memiliki ibu dengan riwayat preeklamsia. Sementara diabetes tipe2, disebabkan oleh banyak faktor seperti obesitas, gaya hidup yang tidak sehat, hingga kondisi pradiabetes.
Bagi Anda yang kini sedang berjuang melawan penyakit ini, ada dua obat herbal yang direkomendasikan oleh dr. Eddy.
Pertama, Garcinia cambogia. Buah ini memiliki bentuk seperti labu kecil dengan warna hijau atau kuning. Garcinia cambogia mengandung berbagai nutrisi seperti karbohidrat, protein, vitamin C, serat, kalsium, asam oksalat, zat besi dan kalium.
Buah yang banyak dijumpai di Asia Tenggara dan India ini lebih dikenal akan manfaatnya yang dapat menurunkan berat badan. Namun, buah ini bermanfaat bagi penderita diabetes, terutama diabetes tipe 2. Ini karena mereka mengandung Hydroxycitric Acid (HCA), yang berfungsi untuk membantu glukosa masuk ke dalam sel pada diabetes tipe 2.
Dan yang terakhir, Gymnema sylvestre. Ini merupakan tumbuhan herbal merambat yang berasal dari hutan tropis di India selatan dan tengah, serta di Sri Lanka. Mereka telah lama digunakan sebagai obat-obatan tradisional, terutama di Asia.
Gymnema sylvestre diketahui dapat membantu pankreas menghasilkan insulin dan meningkatkan kepekaan sel terhadap insulin. Tumbuhan herbal ini sangat bermanfaat bagi penderita diabetes tipe 1 dan tipe 2.
dr Eddy menambahkan, Garcinia cambogia dan Gymnema sylvestre sering digabungkan dalam satu food supplement untuk membantu terapi diabetes tipe 1 dan tipe 2.
“Kombinasi ini membantu memperbaiki gula darah dan mencegah komplikasi akibat rusaknya pembuluh darah,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Erupsi Gunung Sinabung berdampak pada 21 penerbangan dari dan menuju Bandara Kualanamu pada 31 Agustus-1 September 2026.
Jadwal KRL Palur-Jogja Kamis 3 September 2026 mulai 05.00 hingga 20.42 WIB. Cek waktu kedatangan di setiap stasiun.
34 santri korban dugaan keracunan di Ponpes Manba'ul Hikam masih dirawat di RSI Siti Hajar dan dijadwalkan pulang Kamis pagi.
Jadwal KRL Jogja-Solo 3 September 2026 tersedia dari Yogyakarta hingga Palur. Cek waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Hasil TKA tahun ini bisa diakses mandiri peserta melalui laman resmi TKA. Kemendikdasmen mengubah mekanisme pengumuman hasil tes.
Asia Tri Jogja 2026 memasuki edisi ke-21 di Sleman dengan tema Embodied Body dan menghadirkan seniman dari empat negara.