Dana KIP Kuliah Diduga Diselewengkan, Kementerian HAM Angkat Suara
Kementerian HAM menilai dugaan penyimpangan dana KIP Kuliah berpotensi mencederai hak atas pendidikan dan meminta hak mahasiswa tetap terlindungi.
Happy Salma bersama putrinya, Kinandari./Instagram-suara.com
Harianjogja.com, JAKARTA-Happy Salma tak kuasa menahan kesedihan setelah mengetahui kabar wafatnya seniman Gunawan Maryanto.
Tangis Happy Salma ini diceritakan sastrawan Agus Noor. Ia menghubungi penulis Cerita buat Para Kekasih itu untuk mengatakan kabar duka atas berpulangnya Gunawan Maryanto.
"Happy Salma menelepon, menangis sesenggukan karena ia mendengar kepulangan Cindhil [Gunawan Maryanto]," tulis Agus Noor di Instagram pada Rabu (6/10/2021).
Terungkap pula bahwa Happy Salma, Gunawan Maryanto dan Agus Noor tengah menggarap proyek. Mereka bakal mementaskan salah satu karya sastra novel.
Baca juga: KABAR DUKA: Seniman Teater Garasi Gunawan Maryanto Meninggal Dunia
"Kami mempersiapkan pementasan tentang Srintil berdasarkan novel Ronggeng Dukuh Paruk karya Ahmad Tohari," terang Agus Noor.
Persahabatan Happy Salma, Gunawan Maryanto dan Agus Noor bukan hanya sekadar proyek. Setidaknya lewat foto yang dibagikan Agus Noor, warganet tahu kebersamaan itu sudah hadir sejak belasan tahun lalu.
Foto itu memperlihatkan ketiganya tengah duduk. Agus Noor tengah merokok di samping Gunawan Maryanto, sementara Happy Salma terlihat mematung tanpa senyuman.
"Ini 14 tahun lalu, lihatlah wajah-wajah dalam foto itu, masih imut,* terang sastrawan 53 tahun ini.
Bahkan berdasarkan cerita Agus Noor ia telah mengenal Gunawan Maryanto sejak duduk di bangku SMA. Sosoknya memang lekat dengan dunia seni.
"Anak yang selalu terlihat serius saat menyaksikan mahasiswa Institut Seni Indonesia berlatih teater," terang Agus Noor menggambarkan sosok Gunawan Maryanto.
Kecintaan pemeran Wiji Thukul di film Istirahatlah Kata-Kata pada panggung dan teater terus tumbuh. Malah, ia lebih dulu terjun di panggung pentas itu sebelum akhirnya berlakon di film.
"Maut memang pencuri yang lihai. Kita tidak bisa menduga siapa yang diambilnya. Selamat jalan mas Cindhil," ucap Agus Noor mengakhiri.
Serangan Jantung
Gunawan Maryanto Wafat pada Rabu, 6 Oktober 2021. Informasi yang diterima tim Suara.com, peraih Piala FFI 2020 itu wafat sekira pukul 20.00 WIB.
Gunawan Maryanto menghembuskan napas terakhirnya di rumah sakit Ludiro Husodo, Yogyakarta. "Karena serangan jantung," demikian keterangan yang kami terima.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Kementerian HAM menilai dugaan penyimpangan dana KIP Kuliah berpotensi mencederai hak atas pendidikan dan meminta hak mahasiswa tetap terlindungi.
George Russell akui Ferrari ancaman juara usai finis kedua di GP Inggris 2026. Kimi Antonelli sial di Silverstone, hanya finis ke-16 karena kerusakan.
WhatsApp memiliki sejumlah fitur tersembunyi yang jarang diketahui pengguna. Mulai dari Chat Lock, transkrip pesan suara, hingga dua akun dalam satu aplikasi.
Imigrasi Kulonprogo memperketat penerbitan paspor setelah 347 calon PMI mengajukan permohonan sepanjang 2026 guna mencegah keberangkatan nonprosedural.
Harga emas Pegadaian hari ini Senin 13 Juli 2026 bervariasi. Emas Antam 1 gram Rp2,762 juta, UBS Rp2,647 juta, dan Galeri 24 Rp2,634 juta.
FIFA kaji penambahan peserta Piala Dunia 2030 menjadi 64 tim. Usulan ini bisa buka peluang besar bagi Indonesia lolos ke putaran final.