Satu Jenazah Korban Virgo Transport 8 Dievakuasi dengan Helikopter
Helikopter Polri mengevakuasi satu jenazah korban KM Virgo Transport 8 dari lokasi 30 NM dari daratan menuju Banjarmasin.
Happy Salma bersama putrinya, Kinandari./Instagram-suara.com
Harianjogja.com, JAKARTA-Happy Salma tak kuasa menahan kesedihan setelah mengetahui kabar wafatnya seniman Gunawan Maryanto.
Tangis Happy Salma ini diceritakan sastrawan Agus Noor. Ia menghubungi penulis Cerita buat Para Kekasih itu untuk mengatakan kabar duka atas berpulangnya Gunawan Maryanto.
"Happy Salma menelepon, menangis sesenggukan karena ia mendengar kepulangan Cindhil [Gunawan Maryanto]," tulis Agus Noor di Instagram pada Rabu (6/10/2021).
Terungkap pula bahwa Happy Salma, Gunawan Maryanto dan Agus Noor tengah menggarap proyek. Mereka bakal mementaskan salah satu karya sastra novel.
Baca juga: KABAR DUKA: Seniman Teater Garasi Gunawan Maryanto Meninggal Dunia
"Kami mempersiapkan pementasan tentang Srintil berdasarkan novel Ronggeng Dukuh Paruk karya Ahmad Tohari," terang Agus Noor.
Persahabatan Happy Salma, Gunawan Maryanto dan Agus Noor bukan hanya sekadar proyek. Setidaknya lewat foto yang dibagikan Agus Noor, warganet tahu kebersamaan itu sudah hadir sejak belasan tahun lalu.
Foto itu memperlihatkan ketiganya tengah duduk. Agus Noor tengah merokok di samping Gunawan Maryanto, sementara Happy Salma terlihat mematung tanpa senyuman.
"Ini 14 tahun lalu, lihatlah wajah-wajah dalam foto itu, masih imut,* terang sastrawan 53 tahun ini.
Bahkan berdasarkan cerita Agus Noor ia telah mengenal Gunawan Maryanto sejak duduk di bangku SMA. Sosoknya memang lekat dengan dunia seni.
"Anak yang selalu terlihat serius saat menyaksikan mahasiswa Institut Seni Indonesia berlatih teater," terang Agus Noor menggambarkan sosok Gunawan Maryanto.
Kecintaan pemeran Wiji Thukul di film Istirahatlah Kata-Kata pada panggung dan teater terus tumbuh. Malah, ia lebih dulu terjun di panggung pentas itu sebelum akhirnya berlakon di film.
"Maut memang pencuri yang lihai. Kita tidak bisa menduga siapa yang diambilnya. Selamat jalan mas Cindhil," ucap Agus Noor mengakhiri.
Serangan Jantung
Gunawan Maryanto Wafat pada Rabu, 6 Oktober 2021. Informasi yang diterima tim Suara.com, peraih Piala FFI 2020 itu wafat sekira pukul 20.00 WIB.
Gunawan Maryanto menghembuskan napas terakhirnya di rumah sakit Ludiro Husodo, Yogyakarta. "Karena serangan jantung," demikian keterangan yang kami terima.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Helikopter Polri mengevakuasi satu jenazah korban KM Virgo Transport 8 dari lokasi 30 NM dari daratan menuju Banjarmasin.
Macklemore dicoret dari sisa tur Ed Sheeran di AS setelah dukung Palestina. Sejumlah venue disebut menolak konser jika ia tetap tampil.
Harga rumah Yogyakarta mencapai median Rp2 miliar pada Agustus 2026. Harga naik 14,3%, sedangkan listing turun 27,4%.
Joanna Wietrzyk menang HYROX Beijing setelah insiden di tengah lomba. Kenali profil dan prestasi atlet Australia tersebut.
Produksi mobil Indonesia mencapai 859.256 unit hingga Agustus 2026. Toyota menyumbang 353.778 unit atau 41,2 persen.
Liverpool vs Tottenham di Carabao Cup, Rabu dini hari. The Reds mengejar gelar ke-11, Spurs mencari momentum setelah paceklik gol.