Motor Koperasi Desa di Wonogiri Nyungsep, Dandim: Dugaan Rem Blong
Motor roda tiga KDKMP di Wonogiri nyungsep ke tegalan. Dandim ungkap dugaan rem blong, ini fakta lengkap dan data distribusi armada terbaru.
Diabetes pada anak/istimewa
Harianjogja.com, JAKARTA - Penyakit diabetes tipe 2 pada anak-anak yang memengaruhi tubuh anak untuk mencerna gula (glukosa) kini mengalami peningkatan dalam jumlah kasus. Simak gejala, penyebab, hingga faktor risiko.
Diabetes tipe 2 pada umumnya dialami oleh orang dewasa, bahkan faktanya, penyakit ini pernah disebut sebagai diabetes onset dewasa. Namun, kasus diabetes tipe 2 kini sedang meningkat pada kalangan anak-anak yang berfaktor pada epidemi obesitas.
Melansir dari Mayo Clinic, terdapat banyak cara pencegahan penyakit diabetes tipe 2 pada anak-anak. Berikut informasi lengkap yang perlu dipahami tentang diabetes tipe 2 pada anak-anak, mulai dari gejala, penyebab, hingga faktor risiko:
1. Gejala
Biasanya, ketika anak-anak mengidap diabetes tipe 2, gejala yang dialami akan berkembang secara bertahap sehingga kadang gejala tampak tidak terlihat. Gejala-gejala diabetes tipe 2 pada anak, yaitu:
- Rasa haus yang berlebih dan sering buang air kecil
Saat gula menumpuk di aliran darah, hal tersebut mengartikan akan menarik banyak cairan dari jaringan. Dampaknya akan peningkatan rasa haus pada anak yang kemudian lebih sering buang air kecil dari biasanya
- Kelelahan
Jika kekurangan kadar gula dalam sel anak, hal tersebut dapat mengakibatkan rasa kelelahan
- Penglihatan kabur
Gejala ini terjadi akibat gula darah anak yang tinggi hingga cairan dapat ditarik dari lensa mata
- Memiliki area gelap pada kulit. Sebelum diabetes tipe 2 akhirnya berkembang, gejala yang muncul ialah adanya beberapa area tertentu pada kulit yang mulai menggelap. Biasanya, area yang dimaksud dapat ditemukam pada sekitar leher atau ketiak
- Turun berat badan
Pada umumnya, gejala ini lebih sering dialami pada anak-anak yang mengidap diabetes tipe 1. Penurunan berat badan ini terjadi karena tidak adanya energi yang disuplai gula, yang kemudian jaringan otot dan simpanan lemak akan menyusut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Motor roda tiga KDKMP di Wonogiri nyungsep ke tegalan. Dandim ungkap dugaan rem blong, ini fakta lengkap dan data distribusi armada terbaru.
Harga LPG non-subsidi di Kulonprogo naik sekitar Rp10 ribu per tabung, penjualan mulai menurun di sejumlah pangkalan.
Leo/Daniel naik peringkat BWF usai juara Thailand Open 2026, diikuti perubahan ranking atlet bulu tangkis Indonesia lainnya.
Van Gastel soroti laga tanpa penonton di Liga Indonesia, sambil menikmati musim perdana bersama PSIM Jogja.
Perencanaan dana kurban sejak dini membantu meringankan beban finansial dan membuat ibadah Iduladha lebih teratur dan tenang.
PT KAI Daop 4 Semarang tutup 6 perlintasan sebidang tidak dijaga sepanjang 2026. Langkah tegas diambil demi menekan angka kecelakaan di perlintasan sebidang.