New York Dukung Jakarta Terbitkan Obligasi Rp5,6 Triliun
New York mendukung rencana Jakarta menerbitkan obligasi daerah Rp5,6 triliun pada 2027 untuk membiayai pembangunan infrastruktur.
Warga mendapatkan suntikan vaksin yang dilayani menggunakan armada Mobil Vaksin Keliling di Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan, Selasa (12/7/2021)./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA - Munculnya varian virus corona baru yaitu delta membuat orang meragukan kemanjuran vaksin yang diberikan.
Kasus telah muncul di mana-mana bahkan orang yang divaksinasi penuh pun tetap bisa positif covid-19 varian Delta dan Lambda.
Perlu diketahui bahwa vaksin tidak memberikan perlindungan penuh terhadap virus. Mereka menghasilkan antibodi yang membantu tubuh melawan virus setelah disuntikkan.
Beberapa vaksin mungkin efektif pada varian tertentu, tapi beberapa tidak memberikan banyak perlindungan. Cukup sulit untuk mengatakan tubuh siapa yang memiliki antibodi lebih banyak setelah divaksinasi atau siapa yang lebih rentan terinfeksi.
Tetapi sebuah penelitian yang dilakukan akhir-akhir ini mengungkapkan bahwa respon imun terhadap virus tergantung pada beberapa faktor, dan salah satunya adalah usia Anda.
Menurut penelitian yang diterbitkan dalam Journal of American Medical Association, oranh yang usianya lebih muda memiliki lebih banyak antibodi daripada orang yang lebih tua.
Penelitian yang dilakukan oleh Oregon Health & Science University (OHSU) meneliti 50 peserta yang telah mendapatkan vaksin Pfizer dosis kedua.
Mereka membagi peserta menurut usia, kemudian menguji darah mereka untuk antibodi yang diproduksi oleh strain virus corona asli dan satu varian.
Temuan penelitian mengungkapkan bahwa mereka yang berusia 20-an memiliki respons antibodi yang tujuh kali lebih kuat daripada orang di atas 70 tahun. Data yang dikumpulkan dari penelitian menunjukkan perkembangan linier tingkat antibodi rendah dari peserta yang lebih muda ke yang lebih tua. Perbedaannya lebih luas antara peserta berusia 20-an dan 70-an.
Rekan penulis penelitian menjelaskan bahwa meskipun tingkat respons antibodi rendah di antara orang dewasa yang lebih tua, vaksinasi itu tetap menjadi hal penting.
Vaksinasi adalah satu-satunya cara untuk tetap aman dan mengurangi risiko komplikasi terhadap virus. Dibandingkan dengan infeksi alami, vaksinasi memberikan respon antibodi yang lebih kuat pada orang dewasa yang lebih tua.
Mendapatkan vaksin adalah satu-satunya cara untuk melindungi dari komplikasi COVID yang serius. Vaksinasi sangat penting untuk orang dewasa yang lebih tua karena sistem kekebalan mereka rendah dan mereka membutuhkan lebih banyak perlindungan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
New York mendukung rencana Jakarta menerbitkan obligasi daerah Rp5,6 triliun pada 2027 untuk membiayai pembangunan infrastruktur.
Zinedine Zidane membela Cristiano Ronaldo yang disorot usai meninggalkan timnas Portugal dan mengenang kesuksesan mereka di Real Madrid.
Prakiraan cuaca Jogja hari ini 5 Oktober 2026 didominasi berawan. Suhu tertinggi mencapai 34 derajat Celsius di Kota Jogja.
PT Pos Sungguminasa mengakui salah kirim surat MA untuk Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang hingga tak diterima sebelum putusan.
Jadwal Samsat Bantul Oktober 2026 lengkap dengan lokasi, jam layanan, Samsat Keliling, Jempol Si Panda, SABITA hingga Samsat On Sunday.
PAD Gunungkidul dalam APBD Perubahan 2026 naik Rp25,57 miliar menjadi Rp385,966 miliar di tengah pengurangan transfer pusat.